Pembagian Spektrum Autisme dan Penyebabnya

Sebenarnya, bagaimana pembagian spektrum autisme itu sendiri?

Menurut DSM 5 (Diagnostic and Statistical Manual), gangguan spektrum autisme dibagi menjadi 3, yakni:

- Level 1
Level paling ringan. Anak masih bisa berkomunikasi, namun sesekali perlu dipantau bagaimana cara berinteraksi dan komunikasi sosialnya. Selain itu, sesekali gangguan perilakunya muncul.

- Level 2
Sudah mulai ada gangguan, sehingga ia mulai sukar untuk melakukan kontak mata. Meski begitu, anak masih mampu diarahkan.

- Level 3
Level paling berat. Di sini, anak sama sekali tidak bisa berinteraksi dan juga memiliki gangguan perilaku.

Lalu, apa saja penyebab autisme?


Menurut Vera, “Sampai sekarang ini, masih tidak terjawab apakah sebenarnya penyebab dari autisme itu. Itu sebabnya mengapa Anda sebaiknya fokus pada penanganan anak.” Meski begitu, inilah beberapa hal yang diduga menjadi penyebabnya, yakni:

1. Genetis atau bawaan.
Mungkin saja, anak mempunyai bakat autisme. Namun, jika tidak ada pemicunya, ia tidak akan menjadi anak dengan autisme.

2. Paparan polusi lingkungan.
Misalnya, logam berat. Ternyata makarel merupakan ikan yang paling banyak menahan merkuri di tubuhnya.
“Ketika hamil, saya mencoba berpola hidup sehat, termasuk menghindari makanan seperti ini. Namun, nyatanya Franklin memiliki autisme yang sangat ringan dan Benjamin (7 bln) ada indikasi ADHD. Jadi, masih belum terpecahkan mengapa hal ini terjadi,” kata Vera.


Foto: Getty Images

 





Video

The Power Duo Business + Parenthood


Polling

Pembagian Spektrum Autisme dan Penyebabnya

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia