Saat Batuk atau Bersin, Apa yang Harus Dilakukan Si Kecil?


 

Terlihat sepele, tapi seperti yang diinformasikan oleh US Center for Disease Control and Prevention (CDC), saat sedang bersin atau batuk, sebaiknya si kecil menutup hidung serta mulut dengan lengan, bukan tangan. Hal ini karena, saat menutup dengan telapak tangan, kuman atau penyakit sangat mungkin bertransmisi ke tangan dan sangat mungkin menyebar ketika tangan menyentuh suatu benda. Kuman dan penyakit tersebut bisa menempel ke tangan orang lain yang juga menyentuh benda yang sama.
 

1. Mulai dengan Contoh dan Arahkan

Mungkin butuh waktu bagi anak-anak untuk terbiasa menutup hidung dan mulutnya dengan lengan ketika batuk atau bersin. Namun, Anda bisa selalu memberinya contoh di depannya ketika Anda batuk atau bersin. Anak-anak akan belajar dari Anda. Ketika mereka tampak akan bersin, segera arahkan lengannya lembut ke mulut atau hidung mereka. Pengarahan dengan praktik langsung akan membuat mereka lebih mampu mengingat.
 

2. Bacakan Cerita

Bacakan cerita mengenai anak yang tidak menutup mulut dan hidungnya saat bersin atau batuk. Teman anak tersebut jadi tertular pilek atau batuk karena menghirup udara yang sudah tercemar kuman dan penyakit dari bersin atau batuknya. Ada pula teman yang tertular karena memegang mainan yang sudah terkontaminasi kuman dan penyakit dari tangan yang ia gunakan untuk menutup hidung dan mulutnya saat batuk atau bersin. Anak tersebut jadi tidak bisa bermain bersama karena teman-temannya jadi sakit. Ini akan membuat anak paham tentang betapa pentingnya menutup hidung dan mulut dengan lengan saat bersin atau batuk.
 

3. Menggunakan Boneka Favorit

Boneka favorit Anak juga bisa menjadi panutan yang baik. Anda bisa berpura-pura bahwa bonekanya sedang batuk-pilek, dan boneka tersebut memeragakan mengangkat lengan untuk menutupi mulut serta hidungnya saat batuk dan bersin.

 

4. Memberi Makan Monster

Anda bisa menggunakan skenario memberi makan monster. Gunting kain yang sudah tidak terpakai dan bentuk seperti monster dengan mulut terbuka. Jahit melingkar sehingga bisa dipakai seperti gelang yang diposisikan di lengan. Katakan bahwa monster perlu memakan kuman. Jadi, ketika ia batuk atau bersin, gambar monster di lengan bisa segera diarahkan ke mulut dan hidung untuk mendapatkan makan. Mereka akan bersenang-senang!
 

5. Gunakan Stiker

Beri ia stiker tiap Anda melihatnya berhasil menutup hidung dan mulut dengan lengan saat batuk atau bersin. Stiker yang sudah terkumpul bisa ditukar dengan hadiah. Buku mewarnai atau mainan kecil bisa Anda jadikan pilihan seru hadiah si kecil.
 

Baca juga:
Si Kecil Batuk Pilek
Cegah Batuk Pilek pada Anak
Cara Bedakan Batuk Pilek Virus atau Bakteri
Atasi Batuk Berdahak pada Anak
Kenali Penyakit dengan Gejala Batuk
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: WWW.CDC.GOV
 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia