Saat Papa Ditinggal Berdua Anak


Tiba-tiba saja pasangan Anda diundang untuk menghadiri reuni SMA. Tak masalah, kok. Anda pasti bisa menangani anak. Lagipula hanya sebentar, kan. Dan tak ada salahnya memberikan waktu me time kepada Mama dengan para sahabat lamanya. Beberapa masalah mungkin bisa terjadi saat Anda ditinggal berdua dengan anak, di antaranya:
 
Dua jam tanpa mama, anak masih sibuk bermain dengan papa. Setelah itu, ia mulai merengek dan akhirnya menangis sambil memanggil-manggil mamanya. Berbagai cara sudah papa lakukan, tapi anak tetap menolak dan menangis.

Solusinya:

Buka aplikasi di ponsel Anda yang memungkinkan untuk melakukan panggilan video. Biarkan si kecil melihat wajah dan mendengar suara mamanya. Tak sedikit anak yang langsung berhenti menangis setelah melihat mamanya, meski hanya secara virtual. Minta bantuan mama untuk membujuk si kecil. Amati triknya, untuk Anda tiru setelah panggilan video berakhir. Namun sebelum meminta mama bertatap muka dengan anak, pastikan panggilan Anda tidak mengganggu aktivitasnya. Jika momennya kurang pas, bisa jadi mood mama bakalan terganggu sehingga berdampak kurang baik pada triknya ketika mendiamkan tangisan si kecil.
Ingat!
Contek gaya mama menenangkan anak, dan kreasikan dengan gaya Anda sendiri.


Anak menghampiri papa sambil memegang perut dan mengeluh sakit perut. Ini sudah kedua kalinya ia ingin buang air besar dalam waktu kurang dari satu jam. Fesesnya pun encer. Apa yang terjadi, ya?
Solusinya:
Perhatikan kondisi si kecil dan fesesnya, kemudian browsing untuk mencari tahu apa yang sedang terjadi dengan si kecil. Mau cara yang lebih mudah? Foto feses si kecil dan kirimkan kepada mama. Ceritakan kronologis kondisi si kecil dan tanyakan apa yang terjadi pada si kecil jika fesesnya seperti itu. Mintalah solusi atau apa yang perlu Anda lakukan pada mama. Jika mama tidak tahu, Anda juga bisa kirimkan foto feses si kecil pada orang yang lebih berpengalaman, seperti ibu Anda atau dokter anak langganan.
Ingat!
Berikan anak larutan oralit untuk menggantikan cairan yang terbuang. Tetap amati kondisi anak dan tetap berikan laporan pada mama mengenai perkembangan kondisinya.



Agenda bermain berdua dengan si kecil sudah papa siapkan sehari sebelumnya. Di hari H, semua lancar-lancar saja sampai akhirnya papa mulai menangkap gejala si kecil bosan dengan aktivitas yang sedang ia jalani. Sebelum ia berteriak bosan dan rewel, apa yang harus dilakukan?
Solusinya:
Menciptakan suasana yang tenang dan nyaman, salah satunya dengan membacakan dongeng pada si kecil. Intiplah tablet Anda, kemudian unduh cerita dongeng yang menarik, yang kira-kira cocok untuk si kecil. Akan lebih menarik jika dongeng yang Anda unduhmenawarkan aktivitas pada pembacanya, sehingga pada saat Anda membacakan cerita, si kecil bisa sekaligus bermain. Misalnya, membantu mencari balon yang hilang dari dongeng yang menceritakan tentang seorang anak yang kehilangan balon. Unduh beberapa dongeng sekaligus sehingga Anda memiliki banyak stok untuk berjaga-jaga jika si kecil tak suka dengan salah satu dongengnya.
Ingat!
Hindari terlalu lama (tidak lebih dari 2 jam) membiarkan anak memandang layar tablet atau ponsel, karena dapat membuat otot matanya lelah dan akan berpengaruh pada perkembangan mata anak.



Beberapa kali papa mengecek ponsel selagi bermain dengan si kecil. Usai mengecek ponsel, si kecil mulai melirik ke arah ponsel papa, dan berkata, “Aku mau handphone Papa!”
Solusinya:
Jika menolak tapi Anda masih terus mengecek ponsel berkali-kali, hal ini justru akan membuat si kecil semakin tertarik pada ponsel Anda. Nah, kenapa tidak Anda ajak ia bermain bersama menggunakan ponsel Anda? Bila Anda biasanya mengunduh aplikasi permainan dan lagu-lagu anak, atau menyimpan video polah lucu si kecil di dalam ponsel, Anda bisa memanfaatkan semua itu untuk menghibur si kecil. Ajak si kecil bermain games, bernyanyi mengikuti lagu sambil menari, dan menonton video bersama. Kegiatan si kecil ini bisa Anda videokan, kemudian ajarkan juga si kecil cara membuat video atau biarkan si kecil yang mevideokan Anda.
Ingat!
Pilih dan saring aplikasi atau permainan dan lagu yang sesuai dengan usia anak.  

Baca juga : Anak Merasa Asing dengan Papa

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia