Tenangkan Anak Saat Terjadi Tragedi

Sebuah tragedi, seperti perampokan, penembakan atau kecelakaan, bisa terjadi di mana saja pada siapa saja. Termasuk teman atau kerabat dekat Anda dan di lokasi sekitar tempat tinggal Anda. 


Walaupun tidak terjadi pada keluarga Anda, suara sirene ambulans atau mobil pemadam kebakaran yang melewati anak saat kebakaran terjadi, hingga banyaknya tangisan korban bencana alam yang dilihat anak di televisi bisa membekas di ingatannya.


Rasa takut dan berbagai pertanyaan pun mungkin muncul di benak mereka. Lalu, apa yang bisa Anda lakukan? Dr. Paul Coleman, psikolog dan penulis buku How to Say It to Your Child When Bad Things Happen menyarankan Anda untuk melakukan hal berikut:


Tetaplah bersikap tenang. Ya, Anda mungkin juga kaget dengan tragedi yang terjadi di lingkungan Anda. Tapi, cobalah untuk tetap tenang di depan anak. Buat anak mengerti bahwa sesuatu memang terjadi, namun itu hanya sementara, dan segalanya akan baik-baik saja. 


Bertanyalah sebelum menjelaskan apa pun. Tidak perlu terburu-buru mengatakan ‘jangan khawatir’ kepada mereka. Coba tanyakan kepada anak apa yang ia rasakan, dan apa yang ia khawatirkan. Setelah mengerti apa yang menjadi kekhawatirannya, Anda baru bisa menenangkan mereka.


Jangan salahkan kekhawatiran mereka. Biarkan mereka tahu bahwa apa yang mereka rasakan itu wajar. Tidak perlu menyalahkan mereka karena merasa takut dan khawatir.


Dampingi mereka saat menyaksikan pemberitaan di televisi. Bila menurut Anda anak masih terlalu muda untuk mengerti coba lindungi mereka dari rasa takutnya. Menurut Nina, anak yang masih kecil mungkin juga belum mengerti bila melihat pemberitaan yang terus diulang berkali-kali. Mereka bisa menganggap bahwa hal tersebut memang terjadi berulang-ulang , bukan hanya sekali saja, sehingga bisa terjadi kembali. 


Hindari membuat mereka semakin khawatir. Ya, hal buruk mungkin memang terjadi saat kita hidup di dunia. Tapi, anak Anda tidak perlu mengetahui semuanya, kok! Bila anak merasa sangat ketakutan, Anda bisa mengatakan bahwa tragedi yang ia lihat tidak akan terjadi pada diri mereka. Anda mungkin merasa berbohong, namun langkah ini dapat menenangkan dan membuat mereka tidak merasa cemas.


 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia