8 Ketakutan Mama Saat Menyusui


Ketakutan 5: Saat disusui, bayi suka menoleh sambil menarik puting dengan mulutnya. Rasanya puting mau putus!
Kenyataannya: 
Bayi yang betul-betul lapar akan menyusu dengan tenang. Jika bayi terlalu aktif saat menyusu, kemungkinan ia tidak terlalu lapar. Lepaskan payudara dan ajaklah ia bermain.
 

Ketakutan 6: Saat puting lecet dan berdarah, puting bisa terkoyak bila tetap menyusui.
Kenyataannya:
Puting tidak mudah terkoyak akibat diisap bayi. Namun bila lecetnya puting sangat parah hingga berdarah, istirahatkan dulu payudara selama 24 jam. Keluarkan ASI dengan cara diperah dan berikan pada bayi menggunakan sendok. Jika perlu, berobat ke dokter dan mintalah obat salep puting yang aman jika tertelan bayi.
Puting lecet  umumnya disebabkan posisi dan perlekatan menyusui yang salah, karena itu segera koreksi sebelum lecet bertambah parah. Jika lecetnya ringan, bunda dianjurkan untuk tetap menyusui. Sebelum dan sesudah menyusui, olesi puting lecet dengan ASI  karena dalam ASI terdapat "pelumas" yang bisa melembutkan aerola mamae dan puting, serta mengandung disinfektan yang membersihkan. Seringlah menganginkan puting agar daerah tersebut tidak lembap, sehingga lecet bertambah parah.
 

Ketakutan 7: Selagi menyusui, kapasitas payudara berubah-ubah, sehingga payudara "kembang kempis" terus. Setelah masa  menyusui berakhir, jadi kendur deh!
Kenyataannya:
Jangan terlalu mengkhawatirkan bentuk payudara yang "kembang kempis", karena itu disebabkan kelenjar-kelenjar susu di payudara yang  terisi ASI  dan kemudian mengalir keluar saat diisap bayi. Jadi, bukan diakibatkan oleh perubahan jumlah serat otot atau jaringan lemak di payudara. 

Dalam buku The Ultimate Breastfeeding Book of Answer karya Jack Newman, FRCPC, tertulis, menyusui mengubah bentuk payudara secara permanen adalah tidak benar. Kehamilanlah yang mengubah bentuk payudara seorang calon ibu, karena kehamilan menyebabkan diproduksinya hormon-hormon untuk membentuk ASI. Itu sebabnya, ukuran payudara menjadi lebih besar. Di akhir kehamilan dan menyusui, ukuran payudara akan kembali normal, tentu terlihat lebih kecil bila dibanding selagi hamil dan menyusui. Besarnya perubahan bentuk payudara juga dipengaruhi faktor keturunan, usia dan penambahan berat badan ibu saat hamil. Ada banyak cara untuk mempertahankan keindahan payudara, misalnya mengenakan bra yang tepat, serta olahraga teratur terutama olahraga yang mengaktifkan tubuh bagian atas.
 

Ketakutan 8: Ukuran payudara kiri dan kanan tidak sama alias besar sebelah saat menyusui.  
Kenyataannya:
Memang hal itu bisa terjadi akibat bayi lebih suka menyusu di salah satu payudara. Solusinya sederhana. Arahkan bayi agar tidak mengisap di salah satu payudara saja. Pastikan ia menyusu pada kedua belah payudara bergantian. Cari posisi nyaman untuk setiap payudara. (DEN)

Baca juga:
5 Pantangan Ibu Menyusui, Mitos atau Fakta?
4 Cara Menyusui Bayi Saat Puting Lecet
Sukses Menyusui ASI Eksklusif, Ini Tipnya!

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

8 Ketakutan Mama Saat Menyusui

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia