Cara Memilih Popok yang Aman

Yuk, Ma, simak beberapa jawaban dari kandungan popok sekali pakai dan bagaimana cara pilih yang aman:

• Kalau Anda browsing tentang popok sekali pakai (diaper) dan dioxide, beberapa situs memang menyatakan bahwa popok tersebut menggunakan bahan-bahan kimia, berupa dioxide, baik sulfur maupun chlorine dioxide.

• Sebaiknya, bayi-bayi hanya memakai popok sekali pakai saat bepergian. Jadi, sesekali saja, serta tidak setiap hari dan tidak 24 jam sehari. Mengapa? Negara kita adalah negara tropis dan lembab. Mau tidak mau pemakaian popok jenis tersebut membuat bayi Anda tidak merasa nyaman, panas, dan lembab. Akibatnya? Berpotensi mengiritasi kulit dan menyebabkan jamur tumbuh dengan suburnya, sehingga terjadilah ruam kulit (diaper rash).

• Apalagi popok sekali pakai yang super absorbent, seringkali Anda tidak menyadari kalau popok sudah perlu diganti.

• Ketika baru lahir, sebaiknya bayi hanya mengenakan popok kain biasa (popok berulang kali pakai). Selain itu, boks bayi sebaiknya diberi alas, berupa perlak, sehingga kotorannya tidak membasahi atau mengotori kasur.

• Setelah usia di atas 1 bulan, Anda bisa memakaikan celana katun, sehingga kulit si kecil bisa lebih leluasa bernapas. Secara perlahan, mulailah memperkenalkan konsep toilet training. Juga, mengurangi pemakaian popok sekali pakai benar-benar penghematan.  (Foto: dok. Feminagroup.)


 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia