Daftarkan Bayi Sekolah, Perlukah?

Belum juga setahun usia anak, tapi banyak orang yang menyarankan Anda untuk memasukkannya ke sekolah bayi. Sudah perlukah?

Wajib belajar yang disarankan pemerintah memang sembilan tahun, yaitu mulai Sekolah Dasar hingga SMP. Tapi rasanya ketinggalan zaman kalau batita Anda tak mencicipi sekolah sejak dini. Ketika anak-anak sebayanya bermain di playgroup, sayang rasanya kalau anak tak ikut bermain bersama teman-temannya. “Ah, biar belajar bersosialisasi.” Mungkin begitu pikir Anda.

Dan ternyata kebutuhan untuk menyekolahkan anak makin terjadi di usia lebih dini. Bahkan bayi usia enam bulan pun bisa disekolahkan.  Alasannya, saat usia anak menginjak enam bulan, saat itulah ia mulai mulai menyadari dan menunjukkan ketertarikan terhadap keadaan lingkungan sekelilingnya.

Menurut Fiona Walker, chief executive officer and principal of schools di Julia Gabriel Education, Singapura, pada usia tersebut bayi mulai melakukan kontak mata dan merespon suara serta visual.

Inilah kesempatan bagi bayi Anda untuk mendapatkan banyak stimulasi dan berada di lingkungan yang kaya bahasa. Anak juga dapat memperoleh komunikasi dini dan kecakapan sosial hanya dengan melihat bahasa dan perilaku positif dari model orang dewasa di kelas.

Pada usia tersebut pula, tambah Kuah Eng Liang, kepala sekolah pada Heguru Education Centre, Singapura, bayi sudah dapat duduk tegak untuk memperhatikan dan mengobservasi segala keadaan di sekitarnya. Bahkan ia juga dapat ikut ambil bagian dalam berbagai aktivitas.

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Daftarkan Bayi Sekolah, Perlukah?