Makna Senyuman Bayi

Mama pasti senang apabila melihat bayinya sudah mulai belajar tersenyum tetapi Anda perlu mengerti bahwa senyum anak berbeda makna seiring dengan tambahnya usia anak.

Pada usia 4 minggu, bayi sudah mulai terlihat dapat tersenyum atau menunjukkan giginya seakan ia dapat mengekspresikan dirinya. Tetapi sebenarnya pada usia ini anak menunjukkan senyuman bukan karena keinginan dirinya sendiri melainkan  refleks yang ada dalam bayi. Sering kali senyuman ini muncul ketika ia sedang tidur.

Usia 6 minggu, anak sudah mulai mengerti sekitarnya dan dapat merespons kejadian-kejadian yang dirasanya menyenangkan dengan senyuman, kejadian tersebut bisa seperti munculnya mainan favoritnya. Namun apabila senyuman ini tidak muncul pada usia 6 minggu coba bawa anak Anda ke dokter. Apabila anak Anda lahir secara prematur ia akan tersenyum pada usia 9 minggu dan anak yang lahir lebih 2 minggu dari waktu seharusnya akan mulai tersenyum pada usia 4 minggu.

Ketika anak menginjak usia 3 bulan, senyum yang ditampilkan merupakan “senyum sosial” yang berarti anak sudah mulai menyadari adanya dunia disekitarnya dan ia memunculkan senyuman karena ia menyadari bahwa apabila ia tersenyum, orang-orang akan memusatkan perhatian pada dirinya dan anak merasa bahwa perhatian tersebut terasa menyenangkan bagi dirinya.
Terakhir ketika bayi berusia 8 hingga 12 bulan, senyum merupakan hasil antisipasi anak agar orang lain yang melihat senyumannya dapat merespons senyuman tersebut dengan senyuman juga. Anak menggunakan senyuman sebagai komunikasi sosial awal anak terhadap dunia luar.

 





Video

Behind The Scene - Cover Parenting Indonesia Agustus 2017


Polling

Makna Senyuman Bayi

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia