Nutrisi Anak di 1.500 Hari Pertama

1.500 hari pertama ini dimulai dari masa kehamilan mama, dan  berlanjut ke masa menyusui, masa penyapihan, hingga masa kanak-kanaknya. Menurut Dr. Fiastuti Witjaksono MSc, MS, SpGK dari Departemen Ilmu Gizi FKUI, ini alasannya:


Masa kehamilan

Saat hamil, kebutuhan nutrisi mama tentunya meningkat agar dapat mendukung

perkembangan janin dan menjaga kesehatan dirinya. Kekurangan beberapa jenis zat nutrisi, selama masa kehamilan dapat menyebabkan ketidaknormalan pertumbuhan bayi. Contohnya, bila kekurangan asam folat akan meningkatkan risiko Neural Tube Defects atau kecacatan tabung saraf pada bayi.


Studi lainnya menunjukkan buruknya asupan nutrisi selama kehamilan dapat berakibat dapat mengganggu  proses tumbuh kembang bayi seperti berat bayi lahir rendah. Hal ini berarti juga meningkatkan risiko terjadinya infeksi, ketidakmampuan belajar, dan bahkan penyakit kardiovaskuler (jantung) serta diabetes tipe 2 di kemudian hari.


Masa Menyusui

”Pemberian air susu ibu (ASI) secara eksklusif selama bayi berusia 0 - 6 bulan sangat penting. ASI memiliki tingkat alergenitas yang rendah, dan mengandung nutrisi optimal,” ucap Dr. Fiastuti. Beliau juga menambahkan bahwa pemberian ASI dapat mengurangi risiko alergi pada bayi.


Hal ini dikarenakan adanya sedikit kandungan protein dalam ASI, yang dapat membantu protein makanan yang dikemudian hari dikonsumsi oleh anak dapat ditoleransi tubuhnya dengan baik.


Masa Penyapihan

Saat bayi berusia 6 bulan, ASI saja kurang mencukupi pertumbuhannya. Pada masa ini, ukuran perut bayi 5 kali lebih kecil  di banding perut orang dewasa, tetapi kebutuhan nutrisinya relatif 5 kali lebih besar. Karena sistem imun bayi belum matang, makanan pendamping ASI harus diperkenalkan secara hati-hati untuk menghindari alergi.


Alergi tidak dapat disembuhkan dan berdampak pada kehidupan seseorang secara fisik, emosi, sosial dan finansial.


Masa Balita

Pemenuhan kebutuhan nutrisi tetap penting untuk kelanjutan pertumbuhan, perkembangan

dan proses belajar anak. Makanannya harus memenuhi kecukupan energi dan nutrisi untuk

kebutuhannya yang terus bertambah. Kurun waktu 1.500 hari pertama merupakan kesempatan bagi mama untuk memberikan pondasi nutrisi yang kuat bagi anak mereka. Lakukan sebelum terlambat ya, Ma.


Baca juga: 8 Makanan Kaya Nutrisi untuk Anak



 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia