5 Strategi Endorsement Minim Budget




Tren berjualan online semakin meningkat di kalangan ibu-ibu. Mama bisa tetap di rumah sambil mengasuh anak, namun tetap mendapatkan pemasukan.
 
Bisnis online bisa menjangkau pasar yang lebih luas sehingga memungkinkan penjualan yang lebih tinggi. Akan tetapi, dengan banyak kelebihan tersebut, bukan berarti Mama bisa santai-santai menunggu pembeli saja. Untuk menjaring lebih banyak konsumen, Mama juga butuh strategi marketing yang tepat.
 
Dalam Instagram Live Parenting Indonesia Milennial Parents Academy, Dhea Febriana, founder @seseruitu, @kooken dan co-founder @mahikakids membagikan ceritanya menggunakan strategi marketing dengan budget yang rendah.
 
Dhea menceritakan bahwa dirinya membangun bisnis pertamanya @seseruitu dengan mewujudkan satu sampel tempat tidur anak dengan biaya produksi sekitar satu juta rupiah. Untuk memasarkannya, ia mencoba mengirim direct message (DM) ke beberapa public figure yang punya anak. “Aku kasih lihat foto sampel produk yang sudah jadi,” ceritanya.
 
Beruntunglah bahwa usaha Dhea untuk menghubungi beberapa publik figur secara pribadi tersebut direspons oleh salah satu di antaranya, yakni Ringgo Agus Rahman. “Jadi, sampai dari sisa-sisa uang terakhir aku (setelah produksi sampel) itu, aku kasih ke Kak Ringgo, sambil berdoa ini akan jadi jalan membuka usahaku,” kenangnya.
 
Dari sampel yang diterima tersebut, Ringgo kemudian mengunggah foto produk Dhea ke akun instagramnya. Dari situlah Dhea mendapatkan pre order pertamanya. “Bahkan, ada beberapa artis yang akhirnya ikut pesan juga,” ujarnya.
 
Nah, Dhea juga membagikan tip bagi Mama untuk menjalankan strategi endorsement yang minim budget. Apa sajakah?


1. Definisikan Market
Ini adalah hal yang paling esensial dalam menjalankan marketing. Tujuannya, agar komunikasi yang disampaikan lewat konten Instagram atau akun jualan kita serta caption efektif. “Kan, beda cara bicara kita dengan ibu-ibu atau dengan anak muda yang belum punya anak. Makanya kita harus mengenali market kita,” ujar Dhea.
 

2. Tahu Lokasi Market
Anda harus tahu lokasi market Anda, apakah di kota-kota besar saja atau di seluruh Indonesia. “Jadi, ketika aku bikin adds (online) itu menyasarnya sudah ditentuin kota-kotanya,” ujarnya. Hal ini menyebabkan biaya marketing tidak membengkak.
 

3. Teknik Influencer Endorsement
Untuk melakukan endorsement, Dhea berpesan untuk tidak asal memilih influencer hanya dengan pertimbangan jumlah follower yang banyak saja. “Kalau mau endorse, (pilih) kira-kira market kita follow siapa. Itulah kenapa harus pilih siapa audience kita,” pesannya.
 
Bahkan, Dhea juga mengatakan pentingnya untuk memilih influencer sespesifik mungkin, yang sesuai dengan nilai brand kita. “Brand kita kalau diibaratkan manusia kayak apa. Kalau perlu tahu hobinya apa, bersepeda atau renang, kalau beli baju atau make up mereknya apa.” tegasnya.
 

4. Jangan Malu Pendekatan
Saat memulai bisnis pertamanya, Dhea menceritakan bahwa strategi marketing yang ia gunakan adalah dengan mengirimkan direct message atau e-mail kepada para figur publik untuk menawarkan sampel produknya. “Salah satunya yang nyantol itu Kak Ringgo,” katanya.
 
Dari sampel yang diterima oleh Ringgo dan Sabai untuk anak pertamanya, Bjorka tersebut, mereka merasa senang dengan produk Dhea dan mengunggahnya ke Instagram. Dari unggahan tersebutlah, Dhea mendapatkan pesanan-pesanan pertamanya. “Ini tanpa harus mengeluarkan budget untuk endorsement,” ujarnya.
 

5. Jangan Asal Kasih Produk Gratis
Masih efek dari unggahan Ringgo, ada beberapa artis yang juga me-follow Ringgo menghubungi Dhea untuk memesan tempat tidur. Dhea juga mengambil kesempatan ini sebagai strategi marketing-nya. “Ini bukan endorsement budget. Itu dihitung sebagai budget marketing budget yang keluar,” ujarnya. Akan tetapi, Dhea berpesan,” Jangan hanya ngasih-ngasih terus free product tapi mengikis laba kita. Harga produksi dari produk yang kita kasih itu di-switch (ubah) ke biaya marketing.”
 
Baca juga:
7 Langkah Pemula Mengoptimalkan Media Sosial untuk Usaha
Mau Jadi Momfluencer, Bangun Personal Branding Dulu!
Ciptakan Personal Branding untuk Tingkatkan Bisnis
Cara Memulai Bisnis Online
Raih Keuntungan Lewat Bisnis Online
 
 
LTF
FOTO: FREEPIK
 

 

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

5 Strategi Endorsement Minim Budget