9 Langkah Bebas dari Jeratan “Sale” (Bagian 2)


 

Anda sering kali menyadari uang THR Anda hanya mengalir seperti air begitu saja. Begitu memasuki minggu pertama lebaran, uang sudah habis raib. Begitu Anda merenunginya, Anda baru menyadari bahwa Anda sudah membeli begitu banyak barang yang berlabel “sale” sekalipun Anda tak membutuhkannya.
 
Berikut ini adalah langkah lain dari Lee Eisenberg, penulis buku Shoptimism: Why the American Consumer Will Keep on Buying No Matter untuk membuat Anda tetap bijak berbelanja:
 
Ajak Teman Belanja
Saat berbelanja, ada baiknya mengajak seorang teman. Namun, berhati-hatilah dalam memilih teman belanja. Saat belanja berpasangan atau berkelompok, umumnya bukan Anda sendiri yang bisa mengatur pengeluaran. Jumlah pengeluaran Anda biasanya berkaitan dengan standar orang-orang di sekeliling Anda. Bila bagi mereka wajar untuk membelanjakan uang untuk banyak barang diskon, maka merekalah yang menentukan norma pengeluaran. Oleh karenanya pilihlah teman belanja yang tepat. Akan lebih baik mengajak pasangan karena lebih dapat mengingatkan akan rencana keuangan rumah tangga.
 
Jangan Belanja Saat Terburu-buru
Pekerjaan seorang Mama memang tidak pernah selesai. Anda mungkin saja menggunakan waktu di sela kesibukan lain untuk berbelanja, misalnya di jam istirahat kantor atau sebelum menjemput anak sekolah. Sebaiknya pertimbangkan soal alokasi waktu berbelanja. Ketika Anda belanja terburu-buru, Anda jadi cenderung memilih semua barang hanya berdasar label “sale” dan kurang memerhatikan harga sehingga akhirnya harus membayar lebih mahal.
 
Belanja Online
Ada yang mengatakan bahwa belanja online suka bikin kalap. Sebetulnya untuk melakukannya memang dibutuhkan komitmen budget. Kelebihan berbelanja online adalah Anda dapat membandingkan berbagai harga dan diskon serta ongkos kirim dari berbagai penjual. Anda juga bisa membaca ulasan pendapat dari para pembeli sebelumnya.
 
Hal ini sangat bermanfaat meminimalisir risiko terjebak harga jika belanja di toko konvensional. Anda bisa saja menyesal begitu memasuki toko lain yang ternyata memasang harga lebih murah untuk barang yang baru saja Anda beli di toko sebelah.
 
Gunakan Kotak Pencarian
Eisenberg mengungkapkan bahwa seseorang yang menggunakan kotak pencarian dengan kata kunci yang lebih detail saat melakukan pencarian di situs belanja online lebih cenderung membeli sesuai dengan anggaran yang diterapkan di awal dibandingkan mereka yang tidak.
 
Belanja di Tempat Baru
Belanja untuk lebaran tak harus di pusat perbelanjaan yang dekat rumah Anda. Anda bisa saja mampir ke toko yang Anda lewati dalam perjalanan mudik. Anda bisa saja membeli pakaian untuk lebaran di kota lain. Siapa tahu Anda menemukan harga yang lebih menarik.
 
 
Baca juga:
Apakah Baju Baru Lebaran Sebaiknya Dicuci Dulu?
Penyebab Boros Saat Lebaran
6 Trik Lebih Hemat Belanja Baju Lebaran
Cara Mudah Menghemat Uang
Lima Tip Belanja Hemat Saat Diskon
 
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: FREEPIK
 

 

 





Video

Behind The Scene - Cover Parenting Indonesia Agustus 2017


Polling

9 Langkah Bebas dari Jeratan “Sale” (Bagian 2)

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia