Terhasut Teman Belanja


Bagi beberapa Mama, pergi berbelanja merupakan sebuah bentuk terapi menghilangkan stres. Apalagi jika kegiatan tersebut dilakukan bersama teman atau saudara yang juga memiliki hobi yang sama. Sambil memilih barang, Anda dan teman dapat saling bertukar cerita dan gosip.

Namun, pergi berbelanja dengan teman ternyata juga memiliki efek buruk. Saat Mama pulang dengan membawa segudang kantong belanja dan angka di rekening yang makin berkurang, di situlah masalah sebenarnya terjadi. Bisa jadi, partner berbelanja Anda yang sesungguhnya punya peran besar untuk membuat Anda ‘khilaf’membeli barang-barang. Agar hal tersebut tak terjadi lagi, coba lakukan hal berikut.

- Bawa uang tunai. Tinggalkan kartu kredit Anda di rumah. Saat partner belanja Anda menyarankan untuk menggunakan kartu kredit, Anda bisa berkelit dengan mengatakan tak membawanya. Bila uang Anda tak cukup, Anda dapat mengatakan kepada penjaga toko untuk menyimpankannya untuk Anda.

Anda masih memiliki waktu untuk berpikir ulang apakah benar-benar membutuhkan barang tersebut. Biasanya orang justru malas untuk kembali lagi ke toko dan membeli barang jika tak benar-benar membutuhkannya.

- Hindari menyentuh atau mencoba barang. Jika Mama berbelanja dengan teman, biasanya hanya untuk melihat-lihat barang, tanpa bermaksud membeli. Sebaiknya Mama benar-benar melihat saja tanpa menyentuhnya. Banyak penelitian menyebutkan bahwa orang yang menyentuh atau mencoba barang yang dipajang akan selalu berakhir dengan membeli barang tersebut. Hindari perasaan ingin menyentuh barang yang Anda lihat. Mencoba baju yang terlihat bagus saat dipakai akan membuat Anda tergoda untuk membelinya.

- Cari tahu apa yang menjadi titik lemah Anda. Bila Anda berbelanja kebutuhan harian, hindari melakukannya saat sedang lapar. Anda pasti akan memasukkan banyak sekali camilan dan bahan makanan ke dalam trolley belanja Anda. Atau misalnya Anda lemah melihat cangkir dan peralatan makan dengan desain unik, jangan malah pergi ke toko yang menjual barang-barang tersebut. Hal ini akan mencegah Anda membeli barang secara impulsif.

- Pilih teman belanja yang tepat. Beberapa teman justru malah mengingatkan Anda untuk mengerem nafsu belanja, bukan malah menjerumuskan. Bila Anda sedang membutuhkan saran dari orang lain sebelum membeli suatu barang, cari teman belanja yang sesuai kriteria.

Foto: TPG News

 

 





Video

Behind The Scene - Cover Parenting Indonesia Agustus 2017


Polling

Terhasut Teman Belanja

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia