Tip Bantu Papa Alami Baby Blues

Pasca persalinan, beberapa orang tua justru mengalami perubahan gejolak emosi atau baby blues. Baby blues ternyata bukan monopoli para mama, ternyata papa pun bisa dilanda ‘Baby Blues’. Penyebabnya pun tak semata-mata faktor hormonal. Jika suami menunjukkan sinyal terkena baby blues, ini bisa Anda coba:

1. Bujuklah dia untuk mengungkapkan perasaannya dengan kehadiran si kecil. Kemungkinan besar suami tak serta merta bersikap jujur dan terbuka. Anda bisa memancingnya dengan mengungkapkan apa yang dirasakan, baik berupa kebahagiaan, keresahan dan kesulitan Anda dalam menghadapi anak.

Jangan bersikap defensif atas ungkapan perasaannya. Atau menjadikan ajang sebagai pelampiasan keluh kesah Anda sendiri. Merupakan langkah besar bagi seorang pria untuk bicara dari hati ke hati. Manfaatkan momen ini untuk memahami kondisi yang ada dari sisi dirinya.

2. Tetaplah memiliki waktu berdua dengan suami. Aktivitas intim Anda berdua mungkin sementara berkurang, tapi jangan jadikan jadwal selamanya. Buatlah aktivitas di luar rumah. Tak perlu harus berlibur ke luar kota. Cukup pergi nonton atau makan di luar yang memerlukan waktu tak lebih dari 3 jam.

Susui bayi Anda sebelum pergi. Bayi hingga usia 3 bulan, biasanya memerlukan ASI lagi dalam rentang 2-3 jam. Bisa pula Anda siapkan cadangan ASI. Pastikan anak pun dalam penjagaan orang yang dipercaya.

 3. Ajaklah suami untuk menikmati saat menyenangkan bersama si kecil. Misalnya serunya mengajak anak berkomunikasi, menggelitiknya, memandikannya, memotret polah si kecil atau sekadar memandang kedamaiannya di saat tidur.

4. Walaupun memutuskan mengasuh anak berdua suami, tetap siapkan tenaga bantuan untuk mengurus bayi Anda, sehingga Anda maupun suami masih memilik waktu untuk berisitrahat dan menikmati me time masing-masing. Kekurangan tidur dan relaksasi bisa meningkatkan kondisi stres yang ada.

5. Jaga kesehatan dan asupan gizi. Pasca persalinan, baik Anda dan suami membutuhkan energi ekstra untuk menjaga anak. Bila Anda membutuhkan gizi yang baik untuk untuk memulihkan kondisi tubuh, mengurus bayi, dan memberi ASI,maka suami juga memerlukan gizi yang baik untuk malam-malam yang dia habiskan membantu Anda menjaga dan merawat si kecil. Konsumsilah makanan kaya protein, vitamin, dan serat.  Gizi yang baik bisa membantu mengatasi stres.

6. Jika sindroma baby blues yang dilanda suami semakin berlarut-larut, tak ada salahnya mengajaknya berkonsultasi pada pihak ketiga, seperti pada psikolog dan psikiater.
 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia