Jawaban 9 Pertanyaan untuk Merencanakan Kehamilan Kedua



Apakah Anda Mengalami Stres?
Sebenarnya belum terlalu jelas apakah stres dapat memengaruhi tingkat kesuburan. Beberapa ahli berpendapat bahwa stres dapat menurunkan estrogen di tubuh Anda, namun ahli lain tidak menemukan hubungan antara keduanya. Tidak jelas mana yang menjadi penyebab dan akibat. Tidak subur tentunya membuat Anda stres, sehingga para perempuan yang berkonsultasi dengan dokter mungkin akan menyampaikan bahwa mereka merasakan stres. Berbeda lagi bila yang Anda rasakan adalah depresi. “Beberapa studi memang menemukan hubungan antara depresi dengan masalah kehamilan,” ucap Alice Domar, Ph.D., dari Harvard Medical School, AS, dan penulis buku Conquering Infertility.

“Bila Anda ingin mengandung kembali, dan kini memiliki gangguan emosional, cobalah menemui spesialis kejiwaan,” kata dr. Domar. Namun, bila Anda yakin bahwa stres yang Anda rasakan sebenarnya dikarenakan ketakutan Anda tidak dapat hamil, Anda mungkin bisa berbagi cerita dengan mereka yang memiliki masalah yang sama untuk dapat menenangkan dan berbagi cara dalam mengatasi stres.

Apakah Siklus Menstruasi Anda Teratur?
Bila siklus Anda tidak teratur dan sangat lama (lebih dari 36 hari) atau sangat cepat (di bawah 22 hari), ada kemungkinan indung telur Anda tidak bekerja normal. Hal ini dapat berdampak kepada kelangsungan hidup sel telur saat Anda mencoba untuk hamil. Setiap perempuan memiliki siklus  menstruasi yang berbeda-beda, tapi ada baiknya Anda menemui dokter untuk mencari tahu apakah terdapat gangguan kesehatan, seperti penyakit tiroid atau
kista ovarium.

Kedua penyakit ini dapat diketahui melalui pemeriksaan darah dan dapat diobati. Fibroid yang umumnya membuat Anda memiliki menstruasi yang berlebih juga dapat memengaruhi tingkat kesuburan dan mudah diobati. Intinya, bila Anda ingin hamil kembali, namun memiliki siklus menstruasi yang tidak normal, banyak sekali perawatan medis yang dapat mengatasi masalah ini.

Apakah Anda Memiliki Pola Makan Yang Baik?
Pola makan yang sehat dan seimbang yang dicukupi asupan buah dan sayuran selalu menjadi pilihan yang tepat. Setiap perempuan yang ingin melahirkan anak juga harus mencukupi dirinya dengan vitamin dan mineral yang baik untuk kesuburan. Jadi, coba pastikan diri Anda mendapatkan setidaknya 400mg asam folat setiap hari sebelum masa kehamilan, untuk mencegah terjadinya cacat pada saraf janin. Kafein masih menjadi kontroversi yang dibincangkan. Beberapa studi mengindikasikan bahwa kandungan kafein dapat menunda terjadinya pembuahan. Namun, penelitian lain, seperti yang Anda kira, tentunya memberikan hasil di mana keduanya tidak memiliki hubungan. Namun, saat Anda mulai hamil, kafein memang dapat menimbulkan masalah bagi kandungan Anda. Dua cangkir kopi per hari saja dapat meningkatkan risiko keguguran menjadi dua kali lipat. Jadi, coba batasi asupan kafein Anda, dan jangan lupa minum vitamin, ya

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia