Kaki Sehat Saat Hamil

Beragam keluhan muncul saat kehamilan. Mulai dari morning sickness, kulit menghitam, jerawat, tekanan darah rendah, dan tentunya kaki bengkak. Bayangkan, membawa beban calon bayi dalam perut, masih ditambah kondisi kaki yang kurang nyaman. Tapi, tenang saja, keluhan ini bisa diminimalkan dengan pola hidup sehat semasa hamil, ditunjang dengan pilihan alas kaki yang tepat. Menurut dr. Cepi Teguh Pramayadi, SpOG, MARS dari RS Bunda-Jakarta, hampir semua ibu hamil mengalami kaki bengkak.

Kondisi ini biasanya mulai terjadi di usia kehamilan 28 minggu. Saat hamil, tubuh menyimpan 30 persen cairan lebih banyak. Keberadaan cairan ini diperparah dengan kondisi rahim yang kian membesar. Pembuluh darah balik di bagian kaki akan tergencet, sehingga arus balik ke jantung terganggu. Akibatnya, cairan macet dan tertimbun di kaki. “Pada kebanyakan kasus, kondisi ini dianggap wajar. Tetapi, apabila bengkak semakin bertambah, segera konsultasikan ke dokter kandungan karena bisa berhubungan dengan hipertensi. Jika dibiarkan, hipertensi akan berkembang menjadi preeklampsia sampai eklampsia (kejang),” tambah dr. Cepi Dengan kondisi perut membesar dan kaki membengkak, pastinya aktivitas jadi terganggu. Seperti yang dialami Yusticia (35), ibu dua anak. “Saat hamil anak kedua, kaki saya bengkak parah. Teman dekat saya bilang, saya seperti pohon natal karena kalau berjalan kaki saya membentuk huruf X. Wah, sudah rasanya sakit"  Akhirnya, Tia lebih memilih banyak duduk dibanding berjalan dan berdiri.

Padahal menurut dr. Cepi, terlalu banyak duduk atau berdiri tidak membuat keadaan kaki membaik. Ibu hamil disarankan lebih banyak bergerak agar metabolisme tubuh lebih lancar. Bolehkah kaki dipijat? Boleh saja. Dokt
er Cepi justru menganjurkan untuk memberi perhatian lebih pada kaki. Silakan lakukan pijat kaki, tentunya oleh terapis berpengalaman. Selain lebih banyak aktivitas, saat tidur atau berbaring, pastikan posisi kaki lebih tinggi dari posisi tubuh. Cara ini pernah dilakukan Tyas (28). “Tujuan awalnya hanya untuk merelakskan kaki. Ternyata bisa mengurangi keluhan kaki bengkak juga,” cerita Tyas. Saat tidur sebaiknya posisi badan miring ke kiri. Dengan demikian pembuluh darah vena mengalir lebih lancar ke jantung.

Hamil bukan berarti banyak tidur juga, Ma. Berolahraga secara rutin sangat dianjurkan. Olah raga yang tepat untuk mengatasi kaki bengkak adalah berenang. “Saat berenang, lakukan berjalan-jalan di dalam kolam renang. Daya apung dari air akan mengangkat bayi dalam perut. Hasilnya peredaran darah menjadi lancar,” jelas dr. Cepi. Olah raga dan menjaga asupan makan sangat penting untuk menjaga tubuh, termasuk untuk wanita hamil. Pernah mendengar orang tua bilang jangan banyak makan garam waktu hamil? Ternyata itu bukan mitos belaka. Dengan kondisi tubuh menyimpan cairan lebih banyak dan sifat garam yang mudah menyerap air, hal ini bisa membuat kaki membengkak

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia