Nyeri Punggung pada Wanita Hamil

Nyeri tulang belakang merupakan masalah yang umum dialami perempuan hamil. 

“Kehamilan memang membuat pusat gravitasi tubuh berubah. Namun, bukan inilah yang menjadi masalah. Pertambahan berat badan karena pertumbuhan janin dan rahimlah yang menimbulkan tekanan pada bantalan (intra disc). Ini terjadi terutama pada trimester ketiga di mana pertambahan berat badan terjadi paling signifikan,”  ujar dr. Muki Partono, Sp.OT, spesialis bedah tulang RS Siaga, Jakarta.


Faktor hormonal juga punya andil. Tubuh menghasilkan hormon relaxin selama kehamilan. Hormon ini membuat jaringan pengikat (ligamen) di area panggul menjadi relaks dan persendian menjadi lebih longgar demi kelancaran saat persalinan. Masalahnya, hormon yang sama juga membuat ligamen yang mendukung tulang belakang menjadi longgar. Akibatnya timbul ketidakstabilan dan nyeri. 


Perkembangan rahim juga memaksa dua pasang otot yang terletak paralel melintang mulai dari tulang rusuk hingga tulang kemaluan menjadi berjauhan. Hal ini bisa memperparah nyeri tulang belakang. Namun Muki menyemangati ibu hamil agar tak perlu menjadi takut atau cemas berlebihan. “Yang penting berat badan janin harus dikontrol agar sesuai pertumbuhan usianya. Selain itu, makanlah makanan bergizi tapi tidak sampai berlebihan.” 


 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia