7 Kegiatan Seru untuk Liburan Anak


1. Mengenal dan mencintai alam

Sebelum gembar-gembor mengajarkan anak tentang pemanasan global, atau melarang membuang sampah sembarangan, dekatkan anak-anak kepada alam. Dengan mencintai alam, maka dengan mudah mereka akan memutuskan berlaku lebih bijak di masa datang. Anak-anak umumnya senang bermain di ruang terbuka. Sambil menjelajahi taman, ajak mereka mengenal nama-nama dan manfaat aneka pohon dan bunga. Dorong mereka menanam bunga, menyiram dan memupuk tanaman, menyapu rumput dan daun yang berguguran, serta memotong daun atau tangkai yang sudah layu. Jika pergi ke kebun binatang, selain melihat perilaku hewan, beri tahu fungsi keberadaan hewan di alam, dan cara melindungi mereka.
COBA INI:
  •  Taman Wisata Alam (TWA) Angke Kapuk, Pantai Indah Kapuk, Jakarta Utara, akan memberi pengalaman baru bagi anak. Di kawasan seluas 100 hektar itu, anak bisa mengamati ekosistem hutan mangrove, lengkap dengan bangau, elang, kepiting, kera, dan tentu saja, pohon bakau, yang berfungsi melindungi daratan dari erosi laut.
  •  Buat anak-anak terpana oleh hewan-hewan laut mengagumkan di akuarium air laut raksasa di S.E.A Aquarium Resort World Singapura, yang memiliki lebih dari 100.000 koleksi hewan laut, termasuk pari manta, aneka hiu, ubur-ubur, bintang laut, dan kerapu raksasa. Atau, ajak anak Anda menjejakkan kaki di pantai, sambil mengamati kehidupan di pulau di tengah lautan, dengan mengunjungi pulau kecil terdekat dari Jakarta, seperti Pulau Pramuka.
  •  Ajak anak Anda memanen langsung buah-buahan di Taman buah Mekarsari-Bogor, Jawa Barat, Taman Strawberry di Lembang, Jawa Barat, kebun apel di Malang, Jawa Timur.
2. Mendapatkan keahlian baru
Belajar hal-hal baru tak akan terasa membosankan, jika yang dipelajari adalah hal yang menarik minat anak dan diberikan dengan cara menyenangkan. Misalnya, memasak. Selain mengajarkan anak membuat sendiri makanan favorit mereka, Anda juga bisa mengenalkan bahan-bahan pangan yang sehat. Keuntungan lain, anak akan lebih mudah diminta makan dan menghabiskan sarapannya. Atau, ketimbang menghabiskan waktu main game saja, ajak mereka mengenal cara membuat game
komputer sendiri. Itu akan mengubah cara berpikir anak dari konsumtif belaka menjadi lebih produktif.
COBA INI:
  •  Ajak turun ke dapur dan minta mereka mengaduk adonan kue atau mengocok telur. Mau yang lebih serius? Kini banyak tempat belajar masak untuk anak, misalnya Young Chef Academy (www.youngchefsacademy.com/id).
  •  Wujudkan imajinasi anak untuk menciptakan robot di Robotics Education Centre (www.roboticsindonesia. com), yang cabangnya ada di Jabodetabek.
3. Bersosialisasi, sambil ibadah
Buatlah janji bermain bersama anak-anak dari teman-teman Anda. Tak harus pergi ke taman bermain, bisa juga dengan berkunjung ke rumah salah seorang teman. Atau sebaliknya, undang teman bermain anak ke rumah Anda. Bermain dengan teman-teman baru akan melatih kemampuan bersosialisasi, beradaptasi, tenggang rasa, dan semakin memperluas pergaulan anak. Bersosialisasi juga perlu diajarkan dalam keluarga, misalnya dengan mengunjungi dan menginap di rumah nenek-kakek, paman-bibi, atau kerabat lain. Berhubung sedang bulan puasa, acara sosialisasi bisa berupa kumpul bersama kerabat, sambil menunggu waktu berbuka, mengunjungi rumah yatim piatu untuk menyumbangkan barang atau uang, atau mengikuti pengajian dan salat tarawih di masjid.

4. Melatih disiplin
Memang, perlu trik tersendiri untuk mengajarkan disiplin kepada anak. Jangan hilang kesabaran, coba lakukan di liburan ini. Mulai dengan hal paling mendasar, yaitu merapikan kamar. Ajak mereka juga memasukkan cucian dan menjemur pakaian, lalu setelah pakaian rapi tersetrika, ajak ia menyusunnya di dalam lemari. Jika lemari
terlihat penuh, minta mereka menyortir pakaian yang sudah kekecilan. Katakan kalau ia bisa menyumbangkannya kepada anak-anak yang membutuhkan. Selain itu, tantang anak merapikan kamarnya. Agar lebih menarik, ia juga bisa menghias kamarnya itu dengan aneka stiker dan hasil karyanya. Ini saatnya membongkar koleksi mainannya. Pajang mainan kesayangan, dan sisihkan yang sudah rusak atau sudah ’terlalu bayi’ untuk anak.

5. Melatih seni dan kreativitas
Ada manfaat lebih dari sekadar lucu-lucuan yang didapat dari kegiatan seni dan kerajinan tangan bagi anak. Kegiatan melipat dan menggunting, misalnya, akan melatih kemampuan motorik. Anak juga dilatih mengamati dan mempelajari pola warna dan bentuk, serta fokus kepada pekerjaannya. Dorong anak membuat prakarya sederhana menggunakan benda-benda yang ada di rumah, seperti pigura dari karton atau cakram disc bekas, mobil-mobilan dari botol air mineral, kartu ucapan dengan lukisan cat air, dan lain-lain.
COBA INI:
  •  Mau berkreasi dengan teman-teman sebaya? Coba ikut kegiatan komunitas seni, seperti @kutakatikcraft (Instagram) dan Weekend Workshop (Facebook).
  • Anak Anda suka komik? Ikut sertakan ia ke sekolah atau kursus membuat komik di Picasso Drawing School (www.picasso-creativeart.com), Global Art Indonesia (www.globalart.co.id), atau Manga Art Class (www.firstone-education.com).
6. Berolahraga
Salurkan energi anak-anak yang tinggi lewat aktivitas olahraga. Ajak mereka bangun pagi untuk berjalan kaki atau bersepeda di sekitar tempat tinggal Anda. Waktu yang berlimpah adalah saat ideal untuk mendaftarkan anak mengikuti kursus renang. Olahraga sejak dini akan membuat tubuh anak lebih bugar, kuat, dan tangkas, memupuk rasa percaya diri, mencegah kegemukan, dan mengajarkan ia menjadi remaja dan orang dewasa yang aktif bergerak nantinya.
COBA INI:
  •  Kunjungi Bremgra Building di Jalan Cilenggang, Bumi Serpong Damai-Tangerang Selatan, yang baru dibuka Maret lalu. Area panjat dinding dan permainan jaring laba-laba yang aman itu akan menyalurkan energi anak yang tak bisa diam. Sesekali lakukan olahraga baru ala Hawk Eye, memanah, di Senayan Archery Field Senayan Sport Complex via Gate 7, Jakarta.
7. Menambah pengetahuan
Mengunjungi museum rasanya wajib dimasukkan ke agenda liburan anak. Banyak fakta di museum yang menarik untuk diketahui, dan memancing rasa ingin tahu yang lebih besar pada anak. Coba cek museum apa saja yang ada di kota tempat tinggal atau kota terdekat Anda. Tentu saja ada trik untuk membuat kunjungan ke museum jadi menarik dan fun, misalnya dengan mengajak anak memiliki pengalaman langsung, dan beri penjelasan dengan kata-kata dan nada yang menarik pada setiap objek yang dilihat, layaknya sedang story telling.
COBA INI:
  • Kunjungan ke Planetarium Jakarta atau Observatorium Bosscha-Lembang, Jawa Barat, bisa saja menumbuhkan minat astronomi anak. Sistem tata surya dan nama gugusan bintang serta benda-benda langit bisa dipahami dengan mudah oleh anak-anak di sini.
  • Dinosaurus punya tempat tersendiri di hati anak-anak. Puaskan rasa ingin tahu mereka terhadap binatak purba itu di Museum Geologi Bandung, Jawa Barat, di mana kerangka dinosaurus seukuran aslinya dipajang. Atau, datang ke Science Center Jungle Land-Bogor, Jawa Barat, yang sedang menggelar tema Dino World. Di sana, ada aneka robot dinosaurus yang bergerak dan mengeluarkan suara.

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia