Lebih Sehat Belanja di Pasar Organik Jakarta

Indonesia memiliki potensi yang sangat besar dalam pengembangan pertanian organik. Bukan hanya produsen berskala besar, pengusaha kecil skala UKM, tapi juga perorangan seperti ibu-ibu rumah tangga. Sayangnya mereka sering menghadapi kendala keterbatasan akses pemasaran untuk menjual produk tersebut di pasar swalayan.

Melihat potensi dan kendala itu, Kuntari Sapta Nirwandar, Umi Rusman Heriawan, dan Siti Garsiah Tampi dari Komunitas Organik Jakarta (KOI) berupaya untuk mempertemukan produsen dan konsumen produk organik secara langsung lewat Pasar Organik Jakarta (POJ).

“Dengan memangkas rantai distribusi, harga pangan organik jadi lebih terkendala. Akses konsumen terhadap pangan organik pun lebih mudah,” ujar Kuntari yang saat ini berperan sebagai salah satu penasehat POJ.

Terinspirasi konsep organic market dan sunday market  di negara-negara maju, Kuntari, Umi, dan Siti ingin terus mengembangkan POJ. Saat ini, POJ digelar setiap Car Free Day dan ‘baru’ diikuti 15-20 produsen lokal yang menjual pangan organik dalam berbagai bentuk.

“Dalam waktu dekat, POJ akan membuka Pojok Organik di beberapa pasar tradisional, salah satunya Pasar Mayestik,” ujar Umi dan Siti.
     
     Pasar Organik Jakarta
     Setiap Car Free Day di sepanjang Jl. Sunda (samping Sarinah Departement Store)
     Jam 06.00 – 11.00

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Lebih Sehat Belanja di Pasar Organik Jakarta

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia