Perlukan Berutang Demi Liburan?


 

Setelah bekerja keras, tidak ada salahnya dong, pergi liburan bersama keluarga tercinta. Selain untuk refreshing dan recharge energi, yang paling penting adalah bonding keluarga. Betul, liburan memang perlu dan banyak manfaatnya. Masalahnya, liburan keluarga membutuhkan dana cukup besar. Apalagi kalau Anda berangkat liburan saat high season alias musim liburan, biayanya pasti meroket. Walaupun sekarang kita bisa dengan mudah menggesek kartu kredit bahkan meminjam dana lewat fasilitas kredit tanpa agunan, sebaiknya hindari berutang untuk biaya liburan.

Penggunaan kartu kredit sebenarnya tidak apa-apa, apalagi saat ini proses pembelian tiket transportasi dan booking penginapan sudah umum dilakukan secara online yang biasanya metode pembayarannya memang harus menggunakan kartu kredit. Tapi hati-hati juga, pastikan Anda sanggup membayar lunas semua tagihan biaya liburan tersebut. Jangan sampai terlilit utang kartu kredit demi liburan mewah.

Untuk hal-hal konsumtif seperti liburan, lebih baik Anda menyiapkan dananya lebih dahulu atau menyesuaikan destinasi dan kegiatan liburan dengan dana yang Anda punya. Dengan cara seperti itu, pengeluaran Anda juga jadi terukur. Anda juga bisa menyiapkan tabungan untuk tujuan liburan. Berikut tipsnya:

- Tabungan harus terpisah dari tabungan darurat dan rekening biaya hidup rutin.

- Lakukan survei mengenai destinasi liburan. Cari tahu perkiraan biaya transportasi, penginapan, konsumsi, tiket masuk tempat wisata, biaya tour guide, dan lain-lain.

- Kalau sudah diperoleh perkiraan biayanya, pertimbangkan berapa jumlah yang sanggup Anda sisihkan tiap bulan untuk dana liburan dan berapa lama Anda harus menabung untuk mendapatkannya. Boleh juga masukkan bonus, THR, dan penghasilan-penghasilan tambahan Anda ke dalam tabungan liburan. (SW)

Baca Juga:
- Liburan Menyenangkan dengan Slow Traveling
- 4 Rekomendasi Camping Mewah Buat Liburan
- Tip Hemat Budget Liburan

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia