Pertanyaan Anak Usai Nonton Film 'Frozen'

Apakah Frozen merupakan salah satu film favorit anak Anda? Jika ya, mungkin satu dari beberapa pertanyaan di bawah ini sempat terlontar dari mulut anak Anda setelah menonton film tersebut.

“Berarti, musim salju itu yang menciptakan Putri Elsa, ya, Ma?”
Dalam film Frozen, Putri Elsa digambarkan memiliki kekuatan yang unik, yaitu bisa menciptakan dan mengendalikan es dan salju. Apa pun yang disentuhnya bisa membeku. Tak heran kalau anak kemudian menganggap bahwa Putri Elsalah yang menciptakan musim salju di dunia nyata. Beri penjelasan pada anak bahwa pencipta alam dan segala fenomena di dalamnya hanyalah Tuhan. Jadi, musim salju bukan diciptakan oleh Putri Elsa. Setelah itu, jelaskan padanya bahwa ada manusia yang terlahir dengan diberi kelebihan berupa kemampuan istimewa, seperti Putri Elsa ini.

“Enak ya, kalau punya kemampuan istimewa seperti Putri Elsa. Kalau ada yang jahat, tinggal dibekukan saja!”
Awalnya, Putri Elsa memang digambarkan tidak bisa mengendalikan kekuatannya, sehingga tanpa disengaja ia mencelakai adiknya, Putri Anna. Katakan pada anak Anda bahwa Putri Elsa tidak sengaja melakukan hal itu. Anda perlu menegaskan bahwa kekuatan yang kita miliki apa pun itu-sebaiknya tidak digunakan untuk mencelakakan orang lain. Justru sebagai orang yang beruntung diberi kelebihan, kita sebaiknya menggunakan kelebihan tersebut untuk kebaikan.

“Kalau punya kekuatan istimewa, harus disembunyikan, ya, tidak boleh diketahui orang lain?”
Hanya karena menganggap Putri Elsa tak bisa mengendalikan kemampuannya (ia pernah tak sengaja mencelakakan adiknya), Raja dan Ratu mengambil keputusan mengisolasi Putri Elsa seorang diri di dalam kamar, dengan nasihat yang selalu diulang-ulang: Don’t let them in, don’t let them see. Conceal, don’t feel, don’t let it show.

Katakan pada anak Anda bahwa bakat dan potensi yang kita miliki tidak seharusnya disembunyikan. Bahkan, bakat dan potensi yang awalnya tampak tak berguna (bahkan bersifat merusak!), bisa saja di kemudian hari menjadi suatu kemampuan yang sangat berguna.

Bakat dan kemampuan setiap anak harus dilatih dan digali agar anak bisa memanfaatkan potensi dan bakat itu jadi lebih baik. Jangan disembunyikan, ditutupi, atau pura- pura tidak tahu. Justru sejak dini, orang tua harus membantu anak untuk mengarahkan, mempelajari, dan mengembangkan potensi itu.

 





Video

Behind The Scene - Cover Parenting Indonesia Agustus 2017


Polling

Pertanyaan Anak Usai Nonton Film 'Frozen'

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia