9 Hal Positif yang Bisa Dipelajari dari Kakak Adik Mischka & Devon, Juara Olimpiade Matematika Internasional




Kita harus bangga karena anak bangsa kembali mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Agustus ini, kakak-beradik, Mischka Aoki (12) dan Devon Kei Enzo (11) memenangkan World Mathematics Invitational (WMI) 2021. Tentunya capaian kakak-beradik ini adalah hadiah bagi HUT RI yang ke-76.
 
Dalam ajang WMI ini, sang adik, Devon berhasil meraih penghargaan terbaik atau Diamond Medal. Sementara sang kakak berhasil membawa pulang Silver Medal.
 
Siswa kelas 8 dan 7 ACS Jakarta ini sebelumnya juga sudah berhasil dalam kompetisi dengan anak-anak dari negara lain dalam AIMO, Hua Xia Cup Global Round, BIG Australia Svience Competition, VANDA Science, dan Singapore International Math Olympiad Challenge (SIMOC). Sehingga, terhitung selama pandemi 2021 ini, pasangan kakak-beradik ini sudah berhasil menyabet total 33 medali dalam berbagai kompetisi atau olimpiade matematika internasional.
 

1. Lakukan Sesuatu yang Disukai: Kunci Tidak Merasa Terpaksa
Dua kakak-beradik ini menuturkan bahwa apa yang mereka lakukan saat ini, baik itu belajar, mengikuti kompetisi atau olimpiade adalah karena keinginan mereka sendiri. Mereka tidak pernah merasa terpaksa. Dalam wawancaranya dengan CNN Indonesia, Devon mengatakan bahwa ini semua adalah keinginan mereka. Keduanya mengaku bahwa mereka menyukai matematika sejak kecil.
 
Baik Devon atau pun Mischka tidak pernah mendapatkan instruksi dari orang tua apalagi paksaan. Begitu juga dengan guru-gurunya. Mischka mengatakan bahwa kepercayaan dari orang tua terhadap apa yang dilakukan anak dan kebebasan yang diberikan akan meningkatkan kepercayaan diri anak.
 


2. Belajar Mandiri
Prestasi yang dicapai oleh pasangan kakak-beradik ini didapatkan dari proses belajar mandiri. Mereka tidak mengikuti les. Putra-putri Winnie, desainer fesyen internasional ini mengatakan bahwa sejak dulu, kedua orang tuanya melatih mereka untuk mandiri, termasuk dalam hal belajar, mengerjakan PR atau tugas lainnya. “Saat kita belajar dan ternyata ada problem, solve sendiri dulu. Kalau benar-benar nggak bisa, baru minta bantuan buat,” ujarnya.
 

3. Membagi Waktu Belajar dan Bermain
Masih dalam wawancaranya dengan CNN Indonesia, ketika ditanya mengenai apakah pasangan kakak-beradik ini punya waktu bermain, dengan senyum mereka menjawab bahwa mereka tetap memiliki waktu untuk bermain. Devon mengatakan, "Ada memang bulan-bulan tertentu saat kita harus mengikuti lomba hampir setiap minggu, dan kalau ada upcoming competition kita harus belajar setiap hari.” Akan tetapi, menurutnya, itu tidak membuat mereka mengabaikan waktu untuk bersenang-senang.
 
Sementara, sang kakak menanggapi bahwa bermain adalah bagian penting dalam tumbuh kembang setiap anak. "Penting untuk menikmati masa kecil. Kita harus menikmati momen itu, karena kalau kita sudah besar nanti, nggak bisa membawa kembali masa-masa kecil lagi," ujarnya.
Mereka mengaku sangat dekat dan sering mengisi waktu bersama dengan berenang, menonton, atau bermain board games.


4. Sering Menantang Diri Sendiri
Bila banyak anak yang tidak menyukai matematika karena dianggap sulit, tidak begitu bagi Devon dan Mischka. Mereka berdua tegas mengatakan bahwa mereka menyukai tantangan. Devon menceritakan bahwa dirinya dan Mischka sering berlatih soal yang levelnya jauh di atas mereka untuk menantang diri sendiri.
 
Menurutnya, hal tersebut membuat mereka bisa menghitung atau menyelesaikan soal lebih cepat sehingga mereka bisa punya sisa waktu lebih banyak untuk mengecek ulang hasil jawaban yang mereka kerjakan saat bertarung di olimpiade.
 


5. Menganggap Matematika Bukan Hanya Hitung-hitungan
Jika banyak orang menghindari matematika karena dianggap rumit, Devon menilai bahwa untuk melihat matematika, kita perlu perspektif yang lain. “See beyond what you see,” ujarnya.
 
Devon mengatakan, “Matematika itu bukan cuma soal angka, simbol, rumus-rumus,” ujarnya. Menurutnya, matematika yang utama bisa mengajarkan kita logika dalam memecahkan masalah keseharian. Ia juga bisa digunakan untuk mengetahui profit dalam bisnis, menghitung probabilitas, dan lain sebagainya.
 

6. Melihat Kompetisi Bukan Hanya dari Hasil
Bagi mereka, kompetisi bukan hanya soal menunjukkan kemampuan dan melihat hasilnya. Mischka mengatakan, "Ikut olimpiade bukan hanya mengasah otak, tapi banyak hal-hal lainya yang kita bisa pelajari, kita belajar tentang komitmen dan dedikasi untuk meraih yang kita mau, kita juga belajar tentang tekad untuk berjuang.” Menurutnya, penting untuk menikmati proses, bukan hanya menlihat hasil.
 

7. Menilai Kegagalan sebagai Cambukan
Mischka menceritakan bahwa wajar saja ada perasaan kecewa ketika mereka tidak mendapatkan penghargaan terbaik dan hanya mendapatkan silver atau bronze. Tapi, justru dengan kegagalan itu, mereka terdorong untuk memperbaiki diri lagi.
 


8. Tidak ada Sibling Rivalry
Ketika ditanya apakah ada perasan iri ketika salah satu dari mereka mendapatkan penghargaan yang lebih baik, mereka juga dengan lugas mengatakan tidak ada. “Orang tua kita ngajarin kita love each other dan nggak boleh ada persaingan di antara kita,” ujar Devon. “I’m happy for her, she’s happy for me,” imbuhnya. Kuncinya adalah saling mengapresiasi satu sama lain.
 

9. Pantang Menyerah
Mischka meyakini bahwa untuk berhasil, maka seseorang jangan mudah menyerah. “Karena tidak ada kesuksesan yang datang tanpa pengorbanan dan kerja keras.” Ujarnya. Oleh karenanya, jangan takut bermimpi dan mencoba.
 
Wah, menarik, ya, prinsip yang bisa dipelajari dari kakak-beradik ini. Nantinya, Devon ini melanjutkan studi yang berhubungan dengan teknologi. Sementara Mischka yang menyukai public speaking berminat dengan jurusan politik dan hukum. Semoga berhasil.
 
Baca juga:
Anak Tak Suka Pelajaran Matematika, Ini Penyebabnya!
5 Cara Mudah Belajar Matematika
Aktivitas Tingkatkan Kemampuan Matematika Anak
 
 
LTF
FOTO: INSTAGRAM @NADIEMMAKARIM @WINNIE_MISCHKAAOKI

 


Topic

#usiasekolah #parenting #pendidikan #sekolah #belajardarirumah

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

9 Hal Positif yang Bisa Dipelajari dari Kakak Adik Mischka & Devon, Juara Olimpiade Matematika Internasional