Anak Malas Mandi

“Heran… susah sekali menyuruh Andra (11) mandi. Padahal, ia pulang sekolah pukul 4 sore. Ia langsung asyik saja melakukan hal lain,” kisah Emma, mamanya dari Kebayoran Baru, Jakarta.

Masa praremaja adalah masa peralihan dari masa kanak-kanak menuju masa dewasa yang penuh gejolak. Kini, anak sudah bisa memilah, mana yang baik dan kurang baik. Ia juga mulai ingin mengatur hidupnya sendiri, yakni apa yang ingin dan tidak ingin dilakukan. Jangan heran kalau ia mengabaikan permintaan Anda  atau permintaan lain yang senada, seperti makan, ganti baju seragam dengan baju rumah, dll.

Lagipula, ruang belajar di sekolah yang ber-AC, perjalanan dengan mobil ber-AC, atau masuk ke dalam rumah yang ber-AC, membuatnya nyaris tak berkeringat. Badan tidak kotor kok, pikirnya.

Tentu saja, Anda tidak perlu menghadapinya dengan sikap keras, Ma. Bila Anda sudah menegur dan ia tetap tidak melakukannya, biarkan saja dulu. Setelah ada kesempatan, misalnya sebelum tidur, Anda bisa mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan tubuh.

Selain demi kesehatan (tubuh bebas dari kuman-kuman yang menempel), mandi juga membentuk kebiasaan baik yang akan membuat hidupnya terbiasa teratur. Membangun kebiasaan ini sebenarnya mudah, tetapi memerlukan tekad yang kuat dari dalam diri sendiri.

Karena itu, bahkan untuk mandi pun, ia perlu berjuang untuk mengalahkan rasa enggannya. Tapi, dengan mandi, kulit akan terlihat sehat dan terawat, dan membuatnya terlihat lebih segar. Jadi? Mandi… mandi… mandi….