Anak Bisa Cuci Rambut Sendiri



Kata orang, rambut adalah mahkota yang bisa memperindah penampilan seseorang. Tentu saja, dengan catatan...jika rajin dibersihkan. Rambut yang jarang bersentuhan dengan air dan shampoo akan tampak berminyak, kusam, serta mengeluarkan aroma tidak sedap. Kotoran dan debu yang berkumpul pada rambut yang jarang dibersihkan juga bisa menjadi salah satu penyebab munculnya ketombe. Bukan hanya itu, kutu rambut akan betah hinggap pada rambut yang jarang dicuci! Nggak mau, kan, jika rambut indah si kecil sampai menjelma menjadi sarang kutu rambut?

Cara membersihkannya:
Cuci rambut dengan air dan cairan pencuci rambut (shampoo) secara rutin. Anak yang memiliki jenis aktivitas fisik lebih banyak (sehingga lebih sering berkeringat!) perlu lebih sering mencuci rambut dibandingkan mereka yang tidak terlalu aktif. Cucilah rambut setidaknya 2 hari sekali dengan shampoo yang lembut, sesuai usia anak. “Bagi anak perempuan, terkadang proses keramas dan menyisir bisa terasa menyakitkan. Karena itu, pastikan ia juga menggunakan conditioner agar rambutnya tidak kusut dan mudah disisir,” kata dr. Kartikaningsih, Sp.A dari RSIA St. Carolus, Summarecon Serpong, Tangerang.

Ayo, latihan!
Pelajaran mencuci rambut bisa dimulai sejak anak berusia 5 - 8 tahun. Awalnya, ajaklah ia mengamati cara Anda mencuci rambut. Setelah selesai, minta si kecil mencoba sendiri pada rambutnya. Berikan jenis shampoo yang tidak pedih di mata untuk meminimalisir terjadinya ‘kecelakaan’. Meski belum mampu menggosok rambut hingga bersih, pujilah usahanya dan tawarkan bantuan untuk membilas busa shampoo. Seminggu sekali, sempatkan mencuci rambut si kecil untuk menghindari akumulasi kotoran akibat teknik mencuci rambut yang kurang bersih.

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia