Anak Kepergok Menyontek. Ini Solusinya!


Shinta
mengakui kalau anak bungsunya, Farhan (kelas 3 SD), termasuk anak yang pemalu dan tak percaya diri. Tapi ia tidak menyangka kalau ketidakpercayaan diri si kecil ini juga memengaruhi prestasi akademiknya di sekolah. Sejak Farhan masuk SD, Shinta sudah diberi tahu anaknya ini selalu ragu dalam menjawab pertanyaan guru di kelas. Farhan tak pernah berani tunjuk tangan untuk menjawab, maju ke depan untuk mengerjakan soal di papan tulis, bahkan selalu menjadi yang paling akhir mengumpulkan tugas karena tak pernah yakin pada jawabannya.

Terakhir, Shinta mendapat laporan kalau Farhan kedapatan membawa catatan kecil ketika mengerjakan ujian. Menurut mama 2 anak ini, Farhan sebenarnya selalu belajar dan berusaha mempersiapkan diri sebaik mungkin setiap kali akan menghadapi ujian. Tapi, entah bagaimana, tampaknya ia tak pernah yakin dengan jawaban yang ditulisnya di lembar jawaban. “Barangkali, inilah yang membuat Farhan merasa perlu ‘mengintip’ sumber terpercaya dalam hal ini catatan kecil yang dibuatnya untuk melihat/memastikan apakah jawabannya sudah benar atau belum,” kata Shinta.

Yang pertama harus dilakukan adalah meningkatkan kepercayaan diri si kecil. Apapun yang Anda katakan, atau sanksi apapun yang guru berikan, tak akan berarti banyak jika kepercayaan dirinya masih rendah. Banyak hal yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kepercayaan diri anak, salah satunya dengan mencari tahu satu hal atau kegiatan yang sangat disukai dan dikuasainya. Berikan ia kesempatan seluas-luasnya melakukan hal yang disukainya, bahkan sampai ia menonjol dan berprestasi di bidang tersebut. Dengan memiliki prestasi, kepercayaan diri anak biasanya akan muncul. Jangan lupa, selalu berikan penyemangat kepadanya, “Mama bangga kamu berprestasi di bidang ini dengan usahamu sendiri!” (foto: pixabay)

Baca juga :

Cara Mudah Atasi Anak Pemalu
Membangun Rasa Percaya Diri Anak

 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia