Jangan Katakan Ini Ketika Anak Mengerjakan PR


Tantangan bagi Mama akan bertambah ketika anak mulai memasuki usia sekolah. Mama akan memulai rutinitas baru setiap pagi, mulai dari menyiapkan seragam sekolah si kecil, membangunkannya pagi-pagi, membujuknya untuk mandi dan sarapan hingga mengantarnya ke sekolah. Tidak berhenti di situ, ada satu lagi tugas tambahan yang akan Mama dapatkan, yaitu membantu si kecil mengerjakan PRnya.

Tidak jarang tugas ekstra ini akan membuat Mama pusing dan tak sengaja menyerah atau mengkritik si kecil tanpa memikirkan dampak yang akan di dapatkannya. Meskipun menguras pikiran, Mama tetap perlu kontrol diri agar perkataan-perkataan ini tidak terucappada si kecil!

“Mama nggak ngerti cara matematika yang ini.”
Lebih baik katakan: “Dulu mama belajar matematikanya tidak pakai cara ini. Coba, deh, kita lihat di buku teks kamu untuk cari tahu.”

“Kok, kamu tidak menambahkan kalimat ini?”
Lebih baik katakan: “Karangan kamu menarik, deh. Coba M ama baca dulu, ya.”

“Jawabannya adalah 38.”
Lebih baik katakan: “Coba kamu hitung pelan-pelan. Nanti kalau salah, Mama kasih tahu.”

“Ini salah!”
Lebih baik katakan: “Mama bingung juga. Lebih baik kita tulis catatan untuk guru saja, ya.”

“Kalau kamu tidak menyelesaikan PR, nilai kamu bakalan jelek.”
Lebih baik katakan: “Lakukan yang terbaik. Mama dan guru lebih peduli tentang usaha kamu mengerjakan PR. Tidak apa-apa kalau tidak sempurna.”

Baca juga:
Do's & Dont's Membuat PR
Lakukan Ini Saat Anak Kepergok Nonton Film Porno

 





Video

The Power Duo Business + Parenthood


Polling

Jangan Katakan Ini Ketika Anak Mengerjakan PR

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia