Mata Anak Merah, Ini Penyebabnya!


Waspadalah jika Anda menemukan bagian mata anak yang berwarna putih berubah merah atau merah muda. Kondisi ini disebut pink eye atau konjungtivis. Pink eye terjadi karena peradangan selaput transparan yang melapisi bagian dalam kelopak mata (konjungtiva). Pink eye yang disebabkan oleh virus atau bakteri ini sering terjadi pada anak-anak dan bayi baru lahir. Penyakit ini biasanya sangat menular.


Selain ditandai dengan bagian mata yang berwarna putih berubah merah atau merah muda, anak juga akan merasakan matanya seperti berpasir ketika dikedipkan. Di malam hari, mata biasanya akan mengeluarkan sekret kekuningan yang mengental, dan kemudian menjadi kerak. Kerak ini mengakibatkan kelopak mata jadi melekat, sehingga anak akan kesulitan membuka matanya pada pagi hari.

Beberapa bakteri yang sering menyebabkan pink eye adalah staphylococcus atau pneumococcus, dengan masa infeksi 24-72 jam. Bayi baru lahir yang mengalami pink eye biasanya mendapatkan penyakit ini akibat bakteri tertentu yang terdapat pada jalan lahir. Pink eye jenis ini harus segera diobati, karena berisiko hilangnya penglihatan anak.


Baca Juga:
Atasi Mata Merah Pada Anak

Pengobatan pink eye dibedakan berdasarkan penyebabnya. Pada infeksi karena virus bisa diberikan tetes mata anti inflamasi atau air mata buatan. Sedangkan infeksi karena bakteri bisa diberikan pengobatan tetes mata atau salep mata, sesuai derajat keparahan. Selain itu, pastikan anak tidak mengucek mata karena bisa menambah reaksi infeksi. Penggunaan tisu sekali pakai lebih disarankan daripada saputangan untuk mencegah penularan bakteri dan virus. Anak yang terkena pink eye juga sebaiknya tidak masuk sekolah untuk mencegah penularan ke anak lain.

Pink eye bisa dicegah dengan menjaga kebersihan. Biasakan anak mencuci tangan sebelum dan setelah berkegiatan. Dan jangan biasakan ia saling meminjam handuk, saputangan, sarung bantal, dan obat tetes mata.

 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia