Lakukan Ini Saat Marah Pada Anak



“Tidak ada orang lain di dunia ini yang mampu membuat kita marah atau sedih. Semua kemarahan dan kesedihan berasal dari dalam diri kita”. Dua kalimat itu perlu kita tanamkan dalam diri kita. Setiap kali marah, sadari bahwa yang terbakar adalah hati di dalam, percuma menyemprot yang di luar. Lalu, apa yang bisa kita lakukan?
  • Katupkan bibir dan embuskan napas keluar, lalu tarik napas dalam-dalam. Usahakan untuk bernapas dengan pelan dan dalam. Ini adalah tindakan emergency agar tidak terlontar kata-kata yang berpotensi menyakiti anak.
  • Bila memungkinkan, segeralah masuk kamar dan duduk. Tutuplah mata sambil mengamati napas dan kemarahan yang sedang bergejolak itu.
  • Tanyakan pada diri sendiri, “Kapan terakhir saya mengalami perasaan marah seperti ini?” Mungkin ada memori masa lalu yang hadir, amati dan sadari saja. Lalu, tanyakan kembali, “Apakah ada peristiwa lain sebelum peristiwa ini yang membuat saya merasakan marah seperti ini?” Galilah terus sampai Anda merasa bahwa peristiwa yang Anda lihat atau rasakan adalah peristiwa pertama kali Anda mengalami rasa marah.
  • Berkomunikasilah dengan diri Anda yang kecil. Dengarkan dan akui perasaan marahnya, jangan mendebat anak yang ada di dalam diri Anda, kurangi menasihatinya. Tidak perlu mengalihkan atau mencari pembenaran, melainkan mengertilah sambil peluk rasa tidak nyaman itu.

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia