Ajak Anak Bermain di Dapur, Ini Manfaatnya!


Dapur memang bisa menjadi ‘kelas’ yang menarik bagi anak untuk belajar banyak hal, Ma. Panci-panci, wadah-wadah plastik tempat mencuci sayuran, aneka bumbu (garam, lada, dan pala), aneka sayuran, buah-buahan, atau peralatan makan (piring, sendok, garpu, dan pisau). Jadi tak ada salahnya, ketika Anda memasak untuk seluruh keluarga di akhir pekan, misalnya, izinkan ia membantu Anda. Ia bisa membantu Anda mencuci sayuran, menyiapkan bumbu-bumbu yang akan dipakai, atau melakukan hal-hal sederhana lain.

Bila anak tak tertarik, berikan peralatan-peralatan dapur yang aman, dan biarkan ia bermain dengan imajinasinya sendiri di salah satu sudut dapur. Selama ia ‘beraksi’, jangan lupa tetap mengawasi, ya. Pastikan pula lingkungan dapur sudah benar-benar aman agar tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan. Jauhkan benda-benda tajam, seperti pisau pemotong daging, atau benda-benda elektronik yang mungkin memiliki bagian-bagian yang tajam (misalnya, food processor).

Mintalah ia menjauhi kompor, oven, atau microwave, terlebih bila benda-benda itu sedang menyala (ini benar-benar berbahaya untuknya!). Setelah acara ‘belajar’ selesai, Anda bisa mengajak ia merayakan kebersamaan dengan memakan ‘hasil karya’-nya. Secangkir teh untuk Anda dan segelas susu untuknya bisa menjadi ‘teman’ makan yang menyenangkan. Biar lebih seru, jangan lupa ajak Papa bergabung! (foto: fotosearch)

Baca juga: Rahasia Cantik dari Dapur Sendiri

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia