Obat Luka Diabetes dari Minyak Zaitun

Luka basah dan bernanah yang kerap menjadi momok pasien diabetes, kini semakin mudah ditangani dengan produk perawatan berkandungan zat aktif dalethyne. Bahan ini ditemukan oleh inovator Indonesia bernama Kayapan Satya Dharshan dan telah dipatenkan hak ciptanya di Intellectual Property Office United Kingdom.

Saat ini, bahan aktif tersebut telah digunakan dalam produk perawatan luka, badan, dan kulit Medcare persembahan Dermozone. Menurut penemunya, zat aktif dalethyne merupakan hasil dari pemisahan komponen-komponen dalam minyak zaitun melalui ozonisasi atau proses menggunakan oksigen, dengan mesin khusus. Dari proses ini dihasilkan empat senyawa, yakni Perokside, Anisidne, Iodine dan Aldehyde (kemudian disebut dalethyne) yang terbukti mampu mengendalikan jumlah mikroba yang merugikan pada luka. “Minyak yang digunakan adalah minyak yang melalui proses dingin. Sejauh ini, yang sudah diteliti untuk menghasilkan dalethyne adalah minyak zaitun,” ujar Dharshan dalam diskusi bertema Dalethyne sebagai Terapi Utama Manajemen Luka dan Penanggulangan Infeksi Nosokomial, yang digelar di World Trade Center lantai Penthouse, Jakarta, beberapa waktu lalu.

Selain mampu menghambat pertumbuhan kuman yang memperburuk infeksi pada luka basah, sifat dalethyne yang melembapkan juga mampu menghasilkan kondisi permukaan luka yang ideal untuk penyembuhan.”Untuk proses penyembuhan, lingkungan lukanya itu harus lembap sehingga proses epitelisasi atau pertumbuhan jaringan baru relatif lebih cepat,” ungkap Dr. Donna Savitry, SpBP-RE, spesialis bedah plastik rekonstruksi dan estetik yang telah menggunakan obat topikal mengandung dalethyne dalam praktiknya.

Bukan hanya diujicoba secara individual, bahan ini juga diuji ulang oleh DR. Dr. Agung Dwi Wahyu Nugroho, MSI, Koordinator Program Studi Imunologi, Pasca Sarjana, Universitas Airlangga. Hasilnya, zat aktif dalethyne terbukti dapat membunuh kuman-kuman. Proses penyembuhan luka basah pun berlangsung lebih cepat karena memangkas tahapan infl amasi yang biasanya terjadi pada proses penyembuhan.”Boleh dikatakan, dalethyne ini menjadi terapi utama di rumah sakit dan layanan kesehatan lain, juga di masyarakat dalam penanganan luka. Ini akan merevolusi penanganan luka yang selama ini digunakan,” tegas Agung.

 

Edisi Terbaru

Aku Indonesia

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia