3 Cara Membangunkan Anak


Berlalu sudah masa-masa anak  membangunkan Anda di pagi hari. Sekarang, Anda yang justru menghabiskan (hampir) seluruh energi untuk membuat dia bangun dari tempat tidur. Ada apa, sih? Pola tidur si praremaja memang berbeda dengan orang dewasa dan anak-anak yang lebih kecil. Jam internal tubuh mereka sebenarnya mengatakan untuk tidur nanti malam saja dan tidur lebih lama di pagi hari. (Jadi, kenapa juga sekolahnya lebih pagi dari adiknya yang masuk TK?)

Dan, ini caranya untuk membangunkan anak:

- Atur ulang alarm Ketimbang membiarkan alarm berbunyi pas waktunya bagi anak untuk keluar pintu, atur ulang alarm dengan cara memainkan musik favoritnya sekitar 15 menit sebelum dia bangun. Hal ini akan membantunya untuk lebih tenang menjalani hari.

- Berikan alasan yang tepat untuk bangun ‘Sogok’ dia dengan nasi goreng daging kesukaannya (selera makannya juga terus meningkat) atau aturlah dia berangkat bareng dengan sahabatnya (teman juga besar perannya dalam ‘urusan’ tidur anak!).

- Jadikan bangun pagi sebagai tanggung jawabnya Jelaskan bahwa Anda menyadari kalau ia sudah cukup besar untuk bangun sendiri, sehingga Anda akan memanggilnya hanya sekali saja. Lalu, tetaplah konsisten dengan hal itu. Bagaimana pun, banyak anak yang senang dianggap mandiri. Sementara itu, anak lain belajar dengan cepat bahwa mereka akan sangat kehilangan sekolah ketika tidak tiba tepat waktu.

 

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia