Anak Belajar Menyesal

Sulit juga membayangkan anak yang asyik mencorat-coret dinding rumah dengan gembiranya akan merasa bersalah karena melakukannya. Meski begitu, penelitian terbaru yang dilakukan oleh University of Iowa membuktikan, tidak hanya batita merasa menyesal kalau berbuat nakal, namun perasaan itu akan membuat Anda tidak sulit membayangkan bagaimana perkembangannya kelak.

Ternyata, anak usia 2 tahun yang merasa bersalah jika bertingkah laku yang tidak semestinya, akan memiliki lebih sedikit masalah perilaku kelak ketimbang anak yang tidak pernah mengalami hal itu. Satu kekurangannya: “Batita tidak bisa membedakan antara dirinya dan perilakunya,” kata June Tangney, Ph.D., psikolog pada George Mason University.

Ini berarti bahwa mereka mungkin merasa malu (karena percaya kalau mereka berbuat nakal) dibandingkan merasa melakukan sesuatu yang jauh lebih baik, yakni menyesal. Hal ini akan membuatnya memiliki sikap tertentu terhadap apa yang diperbuatnya. “Jadi, mengajarkan anak untuk membedakan kedua hal ini benar-benar penting,” katanya lagi.

Apa yang harus dilakukan?
- Jaga nada suara Anda. Lagi pula, orang tua mana, sih, yang tidak pernah marah? Hanya saja, berhati-hatilah saat Anda merasa kesal. Jaga juga perasaan anak. Bagaimana pun, ia akan selalu mengingat lebih dari kata-kata yang Anda pernah ucapkan.

- Fokuskan pada perasaan anak. Mengajarkan anak kaitan antara perilakunya dan hal yang bisa menyakitkan orang lain membuatnya belajar berempati. Ketika Sydney (2) mulai menggigit kakaknya, mamanya memastikan kalau dia tahu akibatnya. “Saya bilang saja sama Nathan untuk mengatakan secara perlahan seberapa sakit gigitan adiknya,” kata Sheila, mamanya. “Butuh waktu cukup lama hingga Sydney akhirnya melepaskan gigitannya.”

- Buat batasan tertentu. Beberapa anak lebih peka ketimbang anak lain. Bila Anda ingin mengetahuinya, alihkan saja perhatiannya, kata Tangney. Kalau ia terus menangis atau mendorong Anda untuk menjauh, ia tidak akan mendengarkan apa pun yang Anda katakan. Tunggulah hingga ia tenang dulu.

 





Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia