Membagikan Amplop Lebaran untuk Balita, Bolehkah?


 

Lebaran sebentar lagi. Salah satu tradisi yang tak terlewat dari Lebaran adalah bagi-bagi amplop THR berisi sejumlah uang pada anak-anak kecil, termasuk para balita yang ada di keluarga Anda.
 
Nah, agar tak hanya jadi sekadar tradisi, manfaatkan momen bagi-bagi amplop ini untuk jadi pembelajaran finansial juga untuk si kecil. Karena sering kali, orang tualah yang mengambil peran mengumpulkan isi dari amplop-amplop tersebut. Setelahnya kemana larinya uang? Nah, ini kembali kepada keputusan orang tuanya masing-masing.
 
Apa saja yang harus dipahami sebelum memberikan amplop pada anak Anda dan anak-anak kerabat Anda lainnya?


1. Sampaikan Ekspektasi

Siapa di antara Anda yang suka mengatakan, “Ini buat jajan” atau “buat beli es, ya” saat memberikan hadiah uang kepada sepupu atau keponakan balitanya?
 
Menurut Susan Beacham, pakar keuangan ternama di Amerika Serikat yang fokus pada literasi keuangan untuk anak-anak sekaligus CEO Money Savvy Generation, orang dewasa harus berhati-hati dalam memberikan hadiah berupa uang lantaran anak-anak bisa dengan sangat cepat mengharapkannya terus menerus dan bisa berkembang jadi kebiasaan buruk untuk bergantung padanya. Oleh karenanya, ia merekomendasikan untuk menjelaskan fungsi hadiah tersebut dengan menyampaikan ekspektasi Anda tentang hadiah yang Anda berikan.


2. Tanya pada Orang Tuanya

Saat menyampaikan tentang apa yang bisa dilakukan dengan hadiah tersebut (seperti poin sebelumnya), pastikan bahwa Anda sejalan dengan prinsip pengasuhan orang tua dari si penerima amplop tersebut. Karena, bisa jadi sang orang tua tidak memperkenankan anaknya jajan atau beli es. Oleh karenanya, Anda bisa menanyakan dahulu harapan orang tuanya terhadap uang pemberian tersebut.
 
Anda bisa menyampaikan pada si anak, “Ini bisa dibelikan apa yang kamu butuhkan. Nah, bisa diobrolin sama Mama atau Papa ya, mau beli apa?”. Dengan begitu, selain memberi otoritas agar mereka juga senang, Anda mendorong mereka untuk memiliki ruang diskusi juga.


3. Tidak 1 Lembar

Menurut Beacham, anak-anak lebih melihat kuantitas lembaran uang yang mereka dapatkan. Karena, mereka belum memahami nominal yang tertera pada uang kertas tersebut. Ia menyampaikan bahwa anak-anak akan lebih gembira menerima 5 lembar uang Rp20.000 ketimbang 1 lembar uang Rp100.000 sekalipun jumlahnya sama!
 
Maka bila Anda berniat bagi-bagi uang Lebaran untuk para balita di keluarga besar Anda, ada baiknya menggunakan uang dengan pecahan lebih kecil agar jumlah lembaran yang mereka terima lebih banyak. Di samping itu, nominal yang lebih kecil juga membantu mempermudah mereka dalam membelanjakan.
 
 
Baca juga:
3 Langkah Bijak Agar THR Si Kecil Jadi Bermakna
Sejak usia 3 tahun, Balita Anda Sudah Dapat Memahami Konsep Keuangan
Cara Efektif Ajak Anak Menabung
Anak Menabung, Pilih Jangka Panjang atau Pendek?
Cara Cerdas Kelola THR
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: PIXABAY

 





Video

Behind The Scene - Cover Parenting Indonesia Agustus 2017


Polling

Membagikan Amplop Lebaran untuk Balita, Bolehkah?

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia