Pentingnya Edukasi Gizi Seimbang Lewat Festival Isi Piringku



 

Saat ini, Indonesia masih menghadapi permasalahan gizi anak, misalnya kondisi kekurangan makronutrien seperti stunting. 1 dari 3 anak balita di Indonesia mengalami stunting. Angka ini tentu lebih tinggi dibandingkan dengan rekomendasi WHO, yakni di bawah 20%. Mayoritas kasus stunting disebabkan oleh pola konsumsi yang kurang tepat.
 

Di samping itu, kondisi pandemi saat ini juga berdampak pada meningkatnya angka kemiskinan. Berdasarkan data dari Bappenas, tingkat kemiskinan melonjak 10.7%-11,6%. Data dari BPS menunjukkan bahwa ekonomi Indonesia pada 2020 turun sebesar 2.07%. Kondisi ini berisiko menghambat keluarga untuk mengakses makanan bergizi seimbang untuk anak-anaknya.
 

Oleh karenanya, dalam rangka memperingati Hari Gizi Nasional, Danone Indonesia menyelenggarakan Festival Isi Piringku yang dilakukan secara daring mulai 26/02/2021. Festival Isi Piringku yang bertajuk “Membangun Generasi Sehat Melalui Edukasi Gizi Seimbang Sejak Dini” ini bertujuan untuk mempromosikan pentingnya gizi seimbang. Khususnya untuk anak usia 4-6 tahun.
 

Kegiatan ini merupakan langkah nyata dari Danone Indonesia untuk membantu pemerintah melakukan sosialisasi panduan Isi Piringku agar semakin diterima, dipahami, dan dipraktikkan secara tepat oleh masyarakat. Ada berbagai sub kegiatan di dalam Festival Isi Piringku ini, yakni Lomba Foto Kreasi Menu Anak, Lomba Kreativitas Guru saat Belajar Daring dan Lomba Gerak dan Lagu Isi Piringku.
 

Sebelumnya, Danone Indonesia telah bekerjasama dengan Fakultas Ekologi Manusia Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk menyusun dan memproduksi buku edukasi “Isi Piringku” yang merupakan pedoman edukasi yang dapat digunakan oleh guru-guru PAUD untuk edukasi makan dan minum sekali saji untuk anak usia 4-6 tahun. Buku ini diharapkan dapat menjadi panduan orang tua dan guru PAUD untuk memenuhi kebutuahan gizi seimbang anak di rumah.
 

“Bagi kami, edukasi seperti ini penting dilakukan karena pandemi telah memengaruhi banyak sektor kehidupan masyarakat, tidak terkecuali sektor pendidikan. Diharapkan melalui kegiatan ini, para orang tua tetap bisa memberikan pemenuhan gizi seimbang kepada anak agar daya tahan tubuh dan tumbuh kembang optimal, terutama di tengah masa pandemi ini,” jelas Karyanto Wibowo, Direktur Sustainable Development Danone Indonesia.
 

Menurut Dr. Dhian Dipo, SKM., MA, Direktur Gizi Masyarakat, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, edukasi gizi menjadi sangat penting karena diharapkan dapat memberi pengetahuan dan pemahaman ibu dalam Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA)  yang bergizi seimbang. Sehingga target untuk menurunkan angka stunting sampai 14% di tahun 2024 dapat terwujud.

 

Baca juga:

Ingin Keluarga Sehat, Jangan Lupakan 4 Pilar Gizi Seimbang

Rahasia Gizi Seimbang Anak Aktif

Agar Asupan Gizi Anak Underweight Cukup

Mengupas Kandungan Gizi Fast Food

 

LELA LATIFA

FOTO: dokumentasi Danone Indonesia

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Pentingnya Edukasi Gizi Seimbang Lewat Festival Isi Piringku