Cara Mengolah Ikan

Agar kandungan nutrisi pada ikan tidak banyak hilang atau mungkin bertambah, cara pengolahan ikan juga harus diperhatikan. Ini dia panduan cara mengolah ikan yang benar:

- Menggoreng atau membakar ikan dengan ditambahkan mentega akan meningkatkan kadar lemak. Mengolah ikan dengan cara menggoreng kering akan menurunkan kadar omega-3 akibat minyak yang panas.
- Perlu cara khusus agar kandungan gizi ikan tidak banyak berubah atau berkurang. Anda bisa mengolah ikan dengan cara dipepes, dikukus, ditim atau ditumis.
- Mengolah ikan di atas bara api kurang baik, sebab asap yang ditimbulkan mengandung zat beracun yang tidak bisa dimetabolisme oleh tubuh.
- Bungkus ikan dengan tepung roti atau tepung terigu atau dibalut telur saat Anda akan menggoreng ikan. Hal ini bertujuan agar ikan tidak bersentuhan langsung dengan minyak panas atau alat masak sehingga menjaga kandungan omega-3.

Ikan tidak hanya di goreng, di rebus, di bakar atau di panggang, ikan juga bisa di fillet. Tetapi, tidak semua jenis ikan dapat dibuat fillet atau disayat dagingnya, misalnya ikan yang memiliki daging dengan tekstur lembut seperti bandeng atau ikan yang memiliki daging yang terlalu tipis. Ikan yang cocok untuk disayat dagingnya adalah ikan dengan daging tebal seperti kakap, tenggiri, atau gurame. Bentuk potongan fillet juga beragam, bisa dalam bentuk kubus, jari, atau dipotong kotak ukuran besar untuk dimasak
steak ikan.

Ada dua cara menyayat daging ikan, yaitu dengan cara vertikal dan horizontal.
Menyayat ikan dengan cara vertikal seperti pada ikan tenggiri, caranya :
1. Potong bagian tengah ikan secara vertikal.
2. Setelah itu potong ikan secara horizontal di bagian bawah kepala ikan.
3. Sayat daging ikan dari bawah kepala yang sudah dipotong secara horizontal hingga ikan terlepas dari tulangnya.
4. Lepaskan kulitnya dengan cara menyisipkan pisau di antara da-ging ikan dan kulitnya secara perlahan-lahan.

Menyayat ikan dengan cara horizontal dapat dilakukan pada ikan jenis gurame, caranya:
1. Selipkan pisau di antara ikan dan tulangnya dari ekor.
2. Jalankan pisau perlahan-lahan ke arah kepala ikan.
3. Lepaskan kulit ikan dengan cara menyelipkan pisau di antara daging ikan dan kulitnya.
4. Potong sesuai selera.

Jika Anda memilih untuk membeli fillet ikan, pilihlah yang bentuk potongannya padat, daging ikan mengilat, kenyal, dan bila ditekan kembali ke bentuk semula, tidak berbau amis yang me-nyengat, tidak berwarna kecokelatan atau keku-ningan. Simpanlah fillet ikan dalam wadah tertutup per porsi, lalu simpan dalam freezer, sehingga Anda tidak perlu mencairkan semua ikan yang disimpan.



 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia