Perut Jadi Rata Karena Olahraga atau Diet?


Perut rata adalah idaman banyak perempuan. Untuk mewujudkannya tentu tak mudah. Ada yang diet keras dan ada juga yang berolahraga terus menerus. Manakah yang lebih efektif?
 
Mengenal Lemak Perut
Kelebihan lemak perut dapat mengganggu masalah metabolisme. Penyerapan lemak yang tidak sempurna akan tertimbun di perut. Nah, Anda perlu tahu lebih detail. Ada dua jenis lemak perut, yakni lemak subkutan dan lemak visceral.
 
Lemak subkutan adalah lemak yang terletak di bawah kulit antara kulit dan otot Anda. Anda bisa merasakan lemak ini saat mencubit bagian perut Anda yang menggelambir. Lemak ini tidak berkaitan langsung dengan masalah metabolisme.
 
Sementara, lemak visceral adalah jenis lemak yang terletak di rongga perut di sekitar organ internal Anda dan berkaitan langsung dengan masalah metabolisme serta kondisi kesehatan seperti risiko penyakit diabetes tipe 2 atau jantung.
 
Mengenal Otot Perut
Otot perut atau abdominal atau biasa disingkat dengan abs yang kuat, dapat menstabilkan tubuh Anda, membantu pernapasan, memungkinkan gerakan, melindungi organ-organ internal, mencegah nyeri punggung, memperbaiki fleksibilitas serta memperbaiki postur dan keseimbangan.
 
Ada 4 otot perut utama, yakni rectus abdominis, transverse abdominis, external oblique, dan internal oblique. Nah, semua bagian otot ini perlu dilatih untuk mempertahankan kekuatan.
 
Tidak Cukup Salah Satu
Banyak yang berpikir bahwa diet dapat membantu Anda, kehilangan berat badan. Efeknya adalah perut terlihat rata. Ini adalah sebuah kesalahpahaman.  Arlene Semeco M.S., R.D., L.D.N., C.I.S.S.N., registered dietitian and certified sport nutritionist dari Florida International University, AS, mengatakan bahwa diet tidak akan membentuk otot tubuh Anda. Sementara untuk menghasilkan perut yang terlihat rata dan bahkan bergaris, dibutuhkan latihan otot.
 
Sementara itu, ia juga mengklaim bahwa latihan otot perut saja tidak cukup untuk menghasilkan perut rata atau bahkan membentuk garis. Menurutnya, Anda perlu tahu kaitan antara otot perut dan lemak perut.
 
Melatih otot perut memang akan menguatkannya. Namun, hal tersebut tidak akan membuat otot perut terlihat jika ditutupi oleh lapisan lemak yang tebal. Arlene mengatakan, “Saat hadir dalam jumlah yang besar, lemak subkutan di bawah kulit akan menutupi otot perut Anda.” Ia menambahkan, “Untuk membuat perut bergaris atau six pack, Anda harus menyingkirkan lemak subkutan dari perut Anda.”
 
Penelitian dari Department of Kinesiology & Health Education, Southern Illinois University, AS, menunjukkan kesalahpahaman bahwa dengan memfokuskan latihan di suatu titik tubuh, maka Anda dapat kehilangan lemak di bagian itu. Penelitian ini menemukan bahwa dengan melatih satu bagian tubuh, maka otot di bagian tersebut akan tumbuh dan menguat.
 
24 orang yang terlibat dalam penelitian ini diminta latihan abs sebanyak 5 hari dalam seminggu. Ini dilakukan selama 6 minggu berturut-turut. Hasilnya, latihan saja tak cukup mengurangi lemak perut subkutan.
 
Apa yang Harus Dilakukan?
Sekalipun tidak dapat mengurangi lemak subkutan secara signifikan, Anda tetap perlu melakukan latihan abs. Akan tetapi, kombinasikan dengan diet sehat. Arlene mengatakan, “Nutrisi yang baik sangat penting jika Anda ingin kehilangan lemak tubuh.”
 
Hal yang bisa dicoba adalah mengurangi konsumsi gula dan mengonsumsi jumlah protein serta serat yang lebih tinggi. “Untuk mengurangi lemak total tubuh, gunakan juga kombinasi latihan aerobic dan latihan resistensi,” ujar Arlene.
 
“Metode-metode ini akan membantu Anda membakar kalori, mempercepat metabolisme Anda, dan membuat Anda kehilangan lemak. Ini pada akhirnya akan menyebabkan hilangnya lemak perut dan membuat perut Anda lebih rata,” pungkasnya.
  
Baca juga:
Cepat Langsing dengan Diet Tipe Ini
Salah Kaprah Makna Diet
4 Pilihan Diet Sehat
Diet Sehat Tanpa Terobsesi
Pilihan Metode Diet untuk Mama
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: FREEPIK
 

 
 

 





Video

The Power Duo Business + Parenthood


Polling

Perut Jadi Rata Karena Olahraga atau Diet?

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia