Aktivitas Seru Perkuat Bonding Mama dan Putranya


Banyak keuntungan bagi putra Anda kelak di usia dewasanya, jika ia dekat dengan Anda sejak kecil, Ma. Kedekatan dengan Mama, misalnya, membuat ia bebas mengenali dan mengekspresikan emosinya, mudah berempati karena memahami perasaan orang lain, serta cenderung tidak akan enggan membantu dan mengerjakan pekerjaan rumah tangga, seperti memasak, atau membersihkan kamar pribadi. Oleh karena itu, jangan lewatkan membangun kedekatan atau bonding dengan putra kecil Anda.

Dan apa pun tipe dan karakter Anda, Ma, ada banyak aktivitas yang bisa Anda lakukan bersama putra kecil Anda, di sekitar Jabodetabek, untuk memperkuat bonding Anda berdua. Berikut ini adalah aktivitas-aktivitas pilihan kami untuk Mama dan putra kecil Anda.

Kalau Anda adalah Mama Pencinta Alam, kenapa tidak mengajak putra kecil Anda hiking ringan di kawasan Sentul, Bogor, Jawa Barat? Di kawasan itu, tepatnya di Desa Karang Tengah, Kecamatan Citeureup, ada Taman Wisata Alam Gunung Pancar. Perjalanannya hanya makan waktu kira-kira 1,5-2 jam dari Jakarta, atau 45 menit dari Sirkuit Sentul, dengan kendaraan pribadi, kok, Ma. Karena kawasan wisata ini terletak di ketinggian 300-800 meter di atas permukaan laut, Mama dan si kecil bisa menikmati udara sejuk dan pemandangan hutan alam dataran rendah dengan jejeran pohon pinus, hutan tanaman, serta semak belukar yang masih asri. Ada tiket masuk sebesar dua ribu rupiah per orang, dan biaya parkir kendaraan sebesar Rp1.500 (roda empat) atau Rp1.000 (roda dua), yang dikenakan bagi semua pengunjung. Selain hiking dengan rute yang tidak terlalu sulit, Mama dan putra kecil Anda juga bisa kemping, glamping, bersepeda, joging, berkuda, berendam air panas, hingga wisata budaya di kawasan ini. Ada juga sejumlah curug atau air terjun yang bisa disinggahi untuk sekadar berendam di air sungai yang segar dan jernih.

Masih di kawasan Bogor, kalau Anda termasuk Mama Kutu Buku, coba ajak putra kecil Anda ke Museum Zoologi. Museum berusia 110 tahun ini berlokasi di tengah-tengah rimbunnya pepohonan di dalam kompleks Kebun Raya Bogor, tak jauh dari Pintu 1 Kebun Raya Bogor dan juga sangat dekat dengan terminal bus wisata keliling Kebun Raya Bogor. Di sini, si kecil bisa melihat kerangka paus biru sepanjang 26 meter, yang berasal dari paus yang terdampar di Pantai Pameungpeuk, Garut, Jawa Barat, pada tahun 1916. Selain itu, Anda dan putra kecil Anda juga bisa menghabiskan waktu berjam-jam mengamati sekitar 954 jenis awetan dan replika fauna yang terbagi dalam kelompok burung, mamalia, reptilian, amfibia, ikan, moluska, krustasea, dan serangga, baik yang sudah punah maupun masih hidup hingga sekarang. Satwa-satwa yang sudah diawetkan itu ditempatkan di dalam ruang kaca yang suasananya dibuat sangat mendekati kondisi lingkungan asli tempat tinggal satwa tersebut, sehingga si kecil pun bisa mengenal bentuk, perilaku, serta kehidupan satu jenis satwa seolah-olah mereka masih hidup.

Sebagai Mama Funky, coba ajak putra kecil Anda menjajal arena skate park di Kalijodo, Pejagalan, Penjaringan, Jakarta Utara. Arena permainan skateboard, dan juga sepeda, yang baru awal tahun ini resmi beroperasi memiliki fasilitas cukup lengkap untuk berlatih skateboard, serta bersandar Asia. Ada tiga jenis track yang bisa Mama dan si kecil jajal, yakni, pumping track, street dan bowl track. Berbeda dengan sejumlah sarana yang dikelola swasta, skate park di Kalijodo ini tidak dipungut bayaran sepeser pun. Yang perlu Mama ingat, jangan sampai si kecil terlepas dari pengawasan Anda, karena di sore hari, terutama akhir pekan, suasana cukup ramai. Apalagi, siapa saja dapat masuk ke track dan bermain, tidak ada area khusus untuk anak maupun yang baru belajar skateboard, sehingga keamanan dan keselamatan si kecil mutlak Anda perhatikan agar ia tidak tertabrak pemain skateboard lain. Kalaupun si kecil tidak bermain skateboard, kunjungan ke taman ini pasti akan mengesankan buat ia karena banyak skater jago yang unjuk aksi mereka di sini. Siapa tahu, Anda dan putra kecil Anda juga bisa belajar bermain skateboard dari mereka.

Mama Atletis bisa unjuk kebugaran tubuh Anda dengan mengajak putra kecil Anda ke arena panjat dinding. Untuk panjat dinding di dalam ruangan, Anda berdua bisa mengunjungi Pinisi Edutainment Park yang terletak di Pasaraya Blok M lantai 9 dan 10, Jakarta Selatan. Tak perlu khawatir si kecil akan jatuh saat memanjat dinding, Ma, karena sebelum memanjat layaknya pemanjat tebing profesional, ia lebih dahulu dilengkapi alat pengaman, dan juga didampingi petugas yang sudah terlatih. Si kecil bisa adu cepat dalam memanjat dinding melawan 3 anak lain, sebelum wWaktu yang diberikan untuk mencapai puncak, yaitu 10 menit, habis, Ma. Anda dan si kecil juga bisa mendatangi Vertical Limit di Scientia Square Park, Gading Serpong, Tangerang Selatan, untuk memanjat dinding di luar ruangan. Dengan desain dinding panjat yang warna-warni, si kecil yang berusia 2 tahun pun bisa memanfaatkannya untuk memanjat-manjat. Meski bagian bawah dinding dilapisi busa yang cukup tebal, tetap saja perhatikan selalu keselamatan si kecil saat memanjat dinding di sini, ya, Ma. Oh iya, Anda perlu membawa tali panjat dan helm sendiri di sini.

Mama Seru pasti merasa senang sekali melompat-lompat bersama putra kecil Anda di atas trampolin besar. Di kawasan Kelapa Gading, Jakarta Utara, Anda bisa mengajak si kecil bermain trampolin di dua tempat ini. Yang pertama, di pergudangan eks. GORO, ada Amped Trampoline Park. Di berbagai sudut di tempat ini, ada crew atau pengawas yang akan selalu mengawasi pengunjung tetap bermain dengan aman, sekaligus terkadang mengajak pengunjung bermain bersama dan mengajarkan beberapa trik asik bermain trampolin. Sesi bermain di Amped Trampoline Park adalah setiap 1 jam dan dimulai setiap awal jam, usahakan datang 10-15 menit sebelum jam bermain dimulai untuk registrasi, membeli dan mengenakan kaus kaki, mencari tempat duduk atau menyewa locker dan mendengarkan pengarahan dari crew di pintu masuk. Tempat kedua adalah Bounce Street Asia Trampoline Park di Jalan Sentra Bisnis Artha Gading Blok D Kav. 8. Di tempat itu, putra kecil Anda juga bisa bermain trampolin hingga malam hari, dihiasi dengan lampu disko, serta musik dari live DJ. Ada juga Bounce School Summer Camp Program untuk belajar berbagai keahlian saat bermain trampolin.

Kalau Anda termasuk Mama Penggemar Kuliner, tak ada salahnya mengikuti kursus memasak bersama putra kecil Anda. Di Young Chefs Academy Jakarta, si kecil bisa belajar memasak dan memanggang berbagai jenis menu yang sehat, serta belajar hal-hal penting lain dalam memasak, seperti memilih telur yang baik, atau matematika ketika menimbang tepung terigu, membagi adonan sesuai dengan resep, membaca resep, hingga dengan sabar menghias atau mengisi adonan. Ada kelas di hari Sabtu juga, kok, sehingga tidak akan mengganggu jadwal kerja Mama yang bekerja. Namun, kalau Anda hanya ingin si kecil yang berumur 3-12 tahun merasakan pengalaman memasak di saat-saat tertentu aja, ada program sekali kunjungan kelas memasak di Kokikecilku, selain kelas memasak rutin sekali dalam seminggu dengan variasi menu yang beraneka ragam. Psst… ada juga kursus memasak untuk anak berkebutuhan khusus di tempat itu. (Imelda Suryaningsih)

 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia