4 Penyakit Anak di Musim Hujan





 

Musim hujan, ditambah lagi genangan air atau banjir, membuat bakteri mudah berkembang biak dan menyebar. Ini dia 4 penyakit langganan yang kerap menyerang anak di musim hujan:

1. DIARE
Diare menyebabkan kondisi feses menjadi lebih cair. Frekuensi buang air besar pun menjadi lebih sering dalam sehari. Diare terjadi akibat kontaminasi bakteri pada makanan dan air minum. Tangani segera penyakit ini agar tidak menyebabkan dehidrasi, terutama pada anak-anak. Minta si kecil untuk rajin mencuci tangan sebelum makan dan selalu konsumsi air bersih. Dua hal itu bisa mencegah diare.

2. LEPTOSPIROSIS
Kasus leptospirosis lebih sering muncul saat terjadi banjir. Penyakit ini disebabkan oleh bakteri leptospira yang berasal dari kotoran dan kencing tikus. Bakteri tersebut dapat menginfeksi manusia melalui kulit yang luka, mata, dan mulut. Maka dari itu jagalah anak Anda, jangan biarkan anak bermain di tengah banjir, ya!

3. PENYAKIT KULIT
Lingkungan yang tidak bersih akibat pertumbuhan bakteri saat musim hujan bisa menimbulkan penyakit kulit. Kulit yang diserang oleh bakteri bisa terasa gatal dan muncul ruam kemerahan. Hati-hati terhadap genangan air pasca hujan, ya, Ma.

4. DEMAM BERDARAH
Kasus demam berdarah selalu meningkat pada musim hujan. Musim hujan membuat banyak genangan air yang menjadi sarang berkembangbiaknya jentik nyamuk Aedes Aegypti. Jangan lupa untuk menutup atau menguras wadah-wadah di sekitar rumah yang berisi air.


Baca juga: Diare pada Anak

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia