Manfaat Anak Hujan-hujanan

Mungkin hampir semua Mama melarang anaknya hujan-hujanan. Biasanya alasan Mama melarang adalah karena air hujan kotor dan takut anak terkena demam atau pilek.

Sesekali memperbolehkan anak bermain hujan itu baik juga lho, ma. Saat bermain hujan, tubuh anak berupaya mengimbangi perubahan suhu yang drastis, sama juga dengan mandi air dingin. Dengan membiarkan anak sesekali bermain hujan, maka tubuhnya akan lebih mampu berdaptasi dengan hujan (suhu dingin).

Walau begitu, tetap saja kondisi tubuh anak harus diperhatikan jika mau bermain hujan. Jika anak sedang kurang sehat lalu hujanan-hujanan, maka daya tahan tubuhnya akan menurun dan menjadi lebih mudah sakit. Namun, sekalipun anak jatuh sakit karena bermain hujan, dalam beberapa hari tanpa diberi obat pun biasanya sudah sehat kembali.

Sebenarnya, Ma, bukan bermain hujan yang menyebabkan anak sakit, melainkan terpapar kuman penyebab penyakit. Kuman penyakit itu sendiri dating dari air kotor, yaitu air hujan yang keluar melalui pancuran atap atau air banjir karena  mungkin sudah tercampur dengan berbagai kotoran.

Terlebih lagi air banjir itu sendiri, sangatlah berbahaya karena dapat menimbulkan berbagai penyakit seperti diare dan leptospirosis (penyakit ini biasanya tersebar di kawasan tropis dan subtropis, terutama di daerah-daerah pasca banjir atau yang berdekatan dengan genangan air).

Jadi, Ma, boleh-boleh saja membiarkan anak sekali-sekali bermain hujan, asal hujannya adalah yang langsung jatuh dari langit dan anak selalu mendapat asupan gizi seimbang dan istirahat cukup. Karena mungkin saja, kegembiraan anak yang didapat saat bermain hujan lebih besar daripada saat ia bermain di playground.

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia