Aturan Buat Akun Digital Anak

“Ah, tidak masalah, kan? Toh, akun milik saya juga hanya untuk iseng-iseng. Untuk upload foto dan menulis status. Tidak ada ruginya,” pikir mama dalam hati sebelum membuatkan anak akun digital sendiri. Stop, Ma! Pertimbangkan beberapa hal berikut ini dulu.

· Jadilah digital parent. Sebelum ia mencari tahu sendiri atau mengenalnya dari orang lain, Anda pun perlu punya akun media sosial. Kenali karakter masing-masing media sosial dan aturan mainnya. Kenalkan anak pada kegunaan internet, misalnya untuk berkomunikasi, misalnya, lewat e-mail, messenger, dan media sosial lainnya seperti blog.

· Tahu Batas Usia. Setiap media sosial punya batasan usia. FB menerapkan usia minimal 13 tahun. Hal ini dilandasi faktor keamanan dan psikologi anak. Sebelum usia 13 tahun, kemampuan berpikir anak tergolong konkrit. “Konsep berpikir anak baru bisa tentang apa yang saat itu sedang terjadi dan terlihat di depan matanya. Ia belum memiliki kemampuan memadai untuk bisa memprediksi dampak dari tindakannya,” tutur psikolog Roslina Verauli.

· Kenali Risiko. Jejaring media sosial bisa dikatakan terlalu besar untuk anak. Bagi mereka, media sosial hanya dianggap seperti ‘mainan’, atau untuk seru-seruan saja. Padahal, ketika menulis profil di FB dan Twitter, mereka terhubung dengan dunia. Jangan lupa, Ma, media sosail juga menjadi tempat nyaman bagi orang-orang yang bermaksud jahat.

· Diskusi dengan anak. “Jelaskan hal apa yang sebaiknya tidak dilakukan anak dan alasannya,” ujar Roslina. Selain berdiskusi secara langsung, orang tua wajib hukumnya untuk berteman dengan anak di dunia maya. Menjadi FB friend atau follower anak membantu Anda mengetahui kegiatan dan teman-temannya di online.

· Hindari ‘pamer’. Jadilah role model untuk anak. Jika Anda mengajarkan pada mereka untuk membatasi waktu berinternet, konsekuensinya, Anda juga harus mengikuti aturan itu. Jika Anda belum mengizinkan anak untuk punya akun media sosial, pastikan juga Anda sendiri tidak terlalu asyik dengan media sosial di rumah saat sedang bersama anak. (Foto: dok. Feminagroup.)

 

 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Aturan Buat Akun Digital Anak