Efek Buruk Anak Makan sambil Nonton TV

Selama mama bekerja, anak hanya bersama pengasuh di rumah. Tak jarang, pengasuh memberi makan anak sambil menonton TV. Kalau ini dilakukan pengasuh si kecil, haruskah Anda melarang, atau membiarkan saja?

Membiarkan anak sejak kecil terekspos TV, apalagi ketika ia sedang makan, sangatlah tidak disarankan. American Academy of Pediatrics bahkan mengeluarkan pernyataan berisi anjuran keras yang melarang anak usia di bawah dua tahun untuk menonton TV. Karena itu, jangan ragu melarang dengan tegas bila pengasuh si kecil melakukan hal ini.

Dua alasan utama yang melandasi larangan ini adalah:

1. Dampak dari tayangan yang ditonton sangat tidak bisa diprediksi. Banyak dampak negatif terbukti terjadi akibat anak menonton tayangan berbau kekerasan. Tayangan bertema kekerasan akan memicu perilaku agresif pada anak.

Pada jangka panjang, anak akan menjadi tidak sensitif terhadap korban kekerasan. Selain dampak psikologis, dampak negatif terhadap fisik juga terlihat pada banyaknya anak yang menderita obesitas (kegemukan) akibat kurang gerak.

2. Mempengaruhi proses belajar makan pada anak. Di usia ini, anak sangat memerlukan latihan untuk belajar makan dengan baik. Saat belajar makan, sebaiknya anak hanya fokus pada makanan yang ada di hadapannya. Apalagi kalau ia sedang mempelajari jenis makanan baru. Acara TV hanya akan mengalihkan perhatian dan menghambat proses belajarnya.

Jadi, melarang anak makan sambil menonton bukan hanya soal apa yang ditonton dan dampaknya, tetapi juga tentang pembiasaan perilaku makan yang baik, yang seharusnya sudah diterapkan sejak dini pada si kecil.

 





Video

Behind The Scene - Cover Parenting Indonesia Agustus 2017


Polling

Efek Buruk Anak Makan sambil Nonton TV

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia