Waktu Tidur Pengaruhi Prestasi Anak

Menurut sebuah studi eksperimental diterbitkan dalam edisi November 2012, dalam pediatrics issue (masalah pediatri), sedikit menambah jumlah waktu tidur anak dapat meningkatkan kewaspadaan, kontrol anak, dan kestabilan emosi sepanjang hari di sekolah.

Menurut Reut Gruber, Director of The Attention Behavior and Sleep Lab di The Douglas Institute mengatakan, "Bahkan perubahan kecil dalam kehidupan sehari-hari yang dapat memungkinkan anak-anak untuk menambahkan sekitar setengah jam tidur bisa memiliki dampak signifikan," kata Gruber. "Menambah jam tidur dapat meningkatan kesehatan serta kinerja anak-anak menjadi lebih efektif.”

Penelitian ini mengamati 34 anak sehat usia 7 sampai 11 tahun. Selama 1 minggu, 17 anak pergi tidur lebih awal dari biasanya dan menambah 27 menit lagi untuk perpanjangan tidur. 17 peserta lainnya tidur lebih malam lagi dan kehilangan 54 menit waktu dari tidur biasanya.

Guru kemudian memantau dua kelompok anak. Tercatat "perbedaan yang signifikan" dalam perilaku dua kelompok anak. Anak yang cukup tidur dan menambah waktu tidurnya ditemukan menjadi lebih penuh perhatian dan dapat mengendalikan emosi mereka di kelas. Sedangkan anak yang kurang tidur tidak hanya terlihat lelah, tetapi mereka juga lebih terlihat frustrasi, menangis (rewel), atau kehilangan emosi mereka.

The National Sleep Foundation merekomendasikan anak-anak usia 5-12 tahun tidur 10-11 jam setiap malam. Apakah anak-anak Anda sudah cukup tidur? (Foto: dok. Feminagroup.)


 





Video

Lindungi Anak dari Kejahatan Pedofilia


Polling

Waktu Tidur Pengaruhi Prestasi Anak

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia