Keajaiban Pelukan

Pelukan bukan hanya perwujudan kasih sayang, tapi juga memiliki manfaat untuk fisik dan psikologis. Bagi anak, pelukan yang penuh kelembutan merupakan sesuatu yang menenangkan dan dapat membantu mengoptimalkan proses tumbuh kembangnya.

Sayang, menurut pemerhati anak, Roostien Ilyas, orang tua masa kini sudah mulai jarang memberikan pelukan untuk anak, terutama seiring dengan pertambahan usia anak. “Mereka lebih memilih mengungkapkan kasih sayang dengan cara memenuhi kebutuhan anak, seperti membelikan mainan, menyekolahkan ke sekolah terbaik, serta ucapan kata-kata,” katanya.

Beberapa penelitian klinis dan psikologis yang telah dilakukan menunjukkan bahwa pelukan antara orang tua dan anak dapat meningkatkan kecerdasan otak anak, merangsang produksi hormon oksitosin yang memberikan perasaan tenang dan bahagia, serta membantu mengeluarkan racun dan zat berbahaya dari otak. Dan, manfaat pelukan ini tidak mengenal usia, lho, karena dapat dirasakan sejak seseorang dilahirkan hingga beranjak dewasa.  

Melly Puspita Sari, Psi, psikolog yang juga penulis buku The Miracle of Hug, menyarankan untuk memberikan pelukan pada anak minimal 8 kali sehari untuk memberikan energi sehingga anak bisa beraktivitas dan mengoptimalkan potensinya. “Pelukan yang penuh kelembutan juga merupakan salah satu cara untuk membantu menyelesaikan masalah, terutama pada anak yang berperilaku unik,” kata Melly. Jadi, jangan segan-segan untuk memulai kebiasaan berpelukan sejak dini, ya, Ma.

 

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia