Manfaat Seks Bagi Kesehatan

Kegiatan seksual yang dilakukan atas dasar suka sama suka atau biasa disebut sebagai sexual consent, sejak lama diketahui memiliki banyak manfaat bagi para pelakunya. Tak hanya manfaat rekreasional, karena banyak penelitian yang membuktikan lebih jauh manfaat kegiatan seksual bagi kesehatan, baik pada kaum pria maupun wanita.
 
Misal, sebuah penelitian yang diadakan oleh kepala American Association of Sex Educators, Counselors and Therapists, Dr. Beverly Whipple, Phd, dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul The Orgasm Answer Guide, menjelaskan bahwa risiko kanker payudara pada wanita yang aktif secara seksual dapat berkurang secara drastis. Hal itu karena peningkatan jumlah hormon oksitosin ketika tubuh mereka mengalami rangsangan dan orgasme.
 
Selain itu, dari penelitian di Universitas Columbia dan Stanford yang dilakukan oleh para ahli endokrin di kedua universitas tersebut, mendapati  bahwa dengan melakukan hubungan seksual minimal sekali seminggu dapat membuat siklus haid kaum wanita menjadi lebih teratur.
 
Bagi kaum pria, berkat para peneliti di Queens University di Belfast, diketahui bahwa risiko terkena serangan jantung bakal berkurang apabila mereka melakukan hubungan seksual sebanyak tiga kali atau lebih dalam seminggu. Bahkan risiko terserang stroke pun berkurang drastis dengan aktivitas tersebut. Kaum pria juga memperoleh keuntungan dari banyaknya frekuensi ejakulasi, karena dapat mengurangi secara drastis risiko terserang kanker prostat.
 
Saraf-saraf Anda terasa tegang, banyak pikiran, dan susah tidur? Daripada repot-repot ke dokter atau minum obat tidur dan penenang, lakukan saja hubungan seksual dengan pasangan karena dapat membuat saraf-saraf Anda lebih relaks, tidur lebih nyenyak – karena hubungan seksual menginduksi hormon endorfin, serta ada manfaat tambahan: menurut Wilkes University di Pennsylvania, AS, cukup dengan berhubungan seksual dua atau tiga kali seminggu bisa meningkatkan kekebalan tubuh sampai 30%!
Kegiatan seksual yang dilakukan atas dasar suka sama suka atau biasa disebut sebagai sexual consent, sejak lama diketahui memiliki banyak manfaat bagi para pelakunya. Tak hanya manfaat rekreasional, karena banyak penelitian yang membuktikan lebih jauh manfaat kegiatan seksual bagi kesehatan, baik pada kaum pria maupun wanita.
 
Misal, sebuah penelitian yang diadakan oleh kepala American Association of Sex Educators, Counselors and Therapists, Dr. Beverly Whipple, Phd, dan dituangkan dalam bukunya yang berjudul The Orgasm Answer Guide, menjelaskan bahwa risiko kanker payudara pada wanita yang aktif secara seksual dapat berkurang secara drastis. Hal itu karena peningkatan jumlah hormon oksitosin ketika tubuh mereka mengalami rangsangan dan orgasme.
 
Selain itu, dari penelitian di Universitas Columbia dan Stanford yang dilakukan oleh para ahli endokrin di kedua universitas tersebut, mendapati  bahwa dengan melakukan hubungan seksual minimal sekali seminggu dapat membuat siklus haid kaum wanita menjadi lebih teratur.
 
Bagi kaum pria, berkat para peneliti di Queens University di Belfast, diketahui bahwa risiko terkena serangan jantung bakal berkurang apabila mereka melakukan hubungan seksual sebanyak tiga kali atau lebih dalam seminggu. Bahkan risiko terserang stroke pun berkurang drastis dengan aktivitas tersebut. Kaum pria juga memperoleh keuntungan dari banyaknya frekuensi ejakulasi, karena dapat mengurangi secara drastis risiko terserang kanker prostat.
 
Saraf-saraf Anda terasa tegang, banyak pikiran, dan susah tidur? Daripada repot-repot ke dokter atau minum obat tidur dan penenang, lakukan saja hubungan seksual dengan pasangan karena dapat membuat saraf-saraf Anda lebih relaks, tidur lebih nyenyak – karena hubungan seksual menginduksi hormon endorfin, serta ada manfaat tambahan: menurut Wilkes University di Pennsylvania, AS, cukup dengan berhubungan seksual dua atau tiga kali seminggu bisa meningkatkan kekebalan tubuh sampai 30%!