7 Penyakit Ini Ditularkan di Sekolah


Saat anak sekolah, selain membekali dirinya dengan buku dan peralatan tulis, bekali pula dirinya dengan makanan bernutrisi lengkap. Tujuannya tak hanya cerdas dan mampu menangkap pelajaran, tapi juga agar tubuhnya kuat dan terhindar dari ancaman penyakit ‘langganan’ anak-anak usia sekolah.

Apa saja penyakit ‘langganan’ yang bisa menyerang anak sekolah? Ini  7 penyakit yang paling sering dialami anak-anak.
 
1. HMFD (Hand, Mouth, and Footdisease)
Penyakit ini diawali dengan demam sedang (di bawah 39°C) selama 2 - 3 hari, yang diikuti rasa sakit pada leher dan nafsu makan berkurang. Selanjutnya, muncul bintil-bintil kecil di dalam mulut yang menyerupai sariawan dan terasa nyeri, menyebabkan si kecil kesulitan untuk menelan.

Selain itu, pada telapak tangan, telapak kaki, dan terkadang di daerah bokong, juga muncul ruam kemerahan atau bintil kecil yang tidak gatal.

Bisa melalui udara lewat percikan ludah ketika bersin atau berbicara, sentuhan cairan yang keluar dari bintil kecil pada kulit, pencernaan seperti sisa urin atau feses/pup yang menempel pada tangan, dan juga melalui benda lain yang terkontaminasi oleh virus.

Faktor utama dalam proses penyembuhan adalah istirahat. Pasien umumnya akan membaik dalam waktu 7 - 10 hari. Yang penting, berikan makanan serta cairan dalam jumlah cukup (dan multivitamin, jika perlu) untuk menguatkan imunitas tubuh anak. Kemungkinan dokter akan memberi antiseptik untuk daerah mulut, pereda nyeri dan demam, serta antivirus.

Cara termudah adalah membiasakan anak mencuci tangan setiap kali dari kamar mandi, setelah bermain, dan sebelum makan. Penyakit ini juga mudah menyerang anak-anak yang kondisi tubuhnya sedang lemah. Karenanya, pastikan si kecil memenuhi jadwal makan hariannya dan cukup beristirahat.

 
Segera ke dokter jika anak mengalami demam tinggi yang tak kunjung turun, denyut nadi menjadi cepat, sesak napas, diare yang diikuti muntah, menunjukkan gejala dehidrasi berat seperti lemas dan terus mengantuk, nyeri pada leher, lengan, dan kaki, kejang-kejang, muncul keringat dingin, serta gangguan kesadaran.

Baca halaman selanjutnya: Influenza

 

Follow Us

Instagram Newsfeed