Jangan Larang Anak Main di Luar Ruangan, Ini Alasannya!


dok. ELC
Berlarian bersama teman, bermain trampolin di taman atau bersepeda adalah permainan outdoor atau di luar ruangan yang disukai anak bersama anak lain seusianya.

Masalahnya, seiring dengan perkembangan teknologi, anak-anak masa kini sudah sangat akrab dengan gawai sehingga terkadang mengabaikan orang-orang sekitarnya. Hal ini juga menyebabkan waktu bermain di luar menjadi berkurang, karena minat anak-anak bermain di luar teralihkan oleh gawai.

Padahal, bermain di luar ruangan merupakan hal positif bagi anak. Yang terpenting saat anak bermain di luar ruangan, orang tua tetap mengawasi. Ada dua manfaat penting bermain di luar rumah menurut Bayu Wijanarko, selaku ELC Toys Expert dalam acara ELC Indonesia bertajuk "The Joy of Outdoor Play".

Menambah kemampuan motorik anak
Saat bermain di luar ruangan, anak-anak menggunakan motorik kasar seperti menendang bola, melempar bola, melompat dan seterusnya, hal ini ternyata dapat meningkatakan kemampuan kinerja otak anak. Di luar rumah, anak dapat secara bebas menstimulasi keterampilan motorik.

"Mengapa harus melatih motorik kasar? Karena ada otot-otot di kaki dan tangan kita yang secara fungsional akan meningkatkan kinerja otak kita," ucap Bayu.

Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
Selain menyenangkan dan meningkatkan kemampuan berpikir anak, tenyata bermain di outdoor juga bisa sebagai sarana anak untuk belajar bersosialisasi.

“Bermain di luar rumah dapat bermanfaat untuk meningkatkan social skill atau kemampuan sosial,” Bayu menambahkan.

Anak-anak akan belajar berbagi mainan dengan temannya dan akan menyadari bila bermain bersama teman merupakan hal mengasyikan. Selain itu anak juga bisa belajar menjadi lebih percaya diri ketika berhasil dalam permainannya dan diapresiasi orang tuanya. Kalaupun anak gagal saat bermain orang tua tetap bisa memberikan dukungan.

Selain manfaat dari bermain di luar rumah, hal yang perlu Anda perhatikan juga adalah mainan outdoor yang sesuai dengan usianya, agar anak aman saat memainkannya. (DD)

Baca juga: 
3 Permainan Tradisional yang Mengasah Keterampilan Anak
 

 

Edisi Terbaru

Family Holiday

Follow Us

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia