Obat-obatan Wajib Ada dalam Kotak P3K


Anak yang sedang lincah-lincahnya berlarian dan melompat-lompat rentan rentan terluka. Terbukti, cedera memang bisa terjadi di mana saja, termasuk di dalam rumah. 

Pada skala nasional, Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) menemukan, sebanyak 36,5% cedera terjadi di rumah, menyusul di sekolah 5,4%, dan persentase terbanyak terdapat di jalan raya sebesar 4 2,8%. Dari angka itu, proporsi jenis cedera didominasi oleh luka lecet/memar sebesar 70,9%, terkilir 27,5%, dan luka robek 23,2%.

Tak jarang ketika anak mengalami kecelakaan dan terluka, Anda akan merasa panik dan histeris karena bingung apa yang harus dilakukan untuk mengatasinya. Meskipun begitu, Anda harus tetap memberikan pertolongan pertama untuk meminimalkan risiko yang lebih buruk. 

Saat itulah, keberadaan kotak P3K di rumah dapat berfungsi secara maksimal. Kotak P3K yang berisi perlengkapan pertolongan pertama pun harus tertata dengan rapi, agar bisa digunakan dengan cepat, tanpa harus mengacak-acak isi kotak P3K.

Baca juga: 3 Kesalahan Ini Sering Dilakukan Orang Tua Saat Memberikan Obat pada Anak 

Apa saja yang wajib ada kotak P3K keluarga? 

- Kain kasa steril ukuran untuk membersihkan luka dan menutup luka.

- Perban elastis untuk membungkus sendi yang terkilir, membalut bidai, dan
membungkus kasa pada luka.

- Plester perekat, pembalut segitiga, kapas dan tisu antiseptik.

- Peniti pengaman ukuran besar dan kecil, gunting, pinset, plastik kecil dengan
perekat.

- Sarung tangan, digunakan untuk melindungi diri dari infeksi.

- Krim antibiotik untuk dioles pada luka. Obat anestesi oles atau semprot untuk
mengobati ruam gatal dan gigitan serangga.

- Antihistamin oral untuk penanganan terhadap alergi, misalnya
diphenhydramine atau loratadin.

- Parasetamol, ibuprofen, aspirin dan obat tetes mata.

- Obat untuk nyeri ulu hati, obat demam, obat diare, dan bat batuk.

- Cold pack dan heat pack.

- Pipet atau spuit untuk memberikan obat pada anak-anak.

- Termometer digital.