Potensi Alami Ketangguhan Anak Sesuai Usia


 

Anda mungkin melihat anak-anak sebagai manusia kecil yang masih sangat membutuhkan dan bergantung pada Anda. Oleh karenanya, Anda selalu membantu mereka untuk apa pun. Anda selalu siap sedia untuknya. Padahal, menurut Hanlie Muliani, M.Psi., anak-anak sebetulnya tak selemah yang Anda bayangkan.
 
Psikolog Anak, Remaja & Pendidikan, Social Learning Coach Bullying Prevention Consultant ini mengatakan, “Potensi ketangguhan anak secara alami sudah ada, bahkan sejak usia dini.” Ia menjelaskan bahwa berdasarkan teori perkembangan sosial emosi, semua bibit ketangguhan itu sudah ada secara natural bahkan sejak usia 1,5 tahun.
 
Lebih lanjut, Hanlie menjelaskan mengenai potensi ketangguhan anak dari usia ke usia:
 
Usia 1,5 – 3 Tahun
“Saya suka menyebut bahwa mentalitas balita itu luar biasa,” ujar Hanlie mengawali. Di usia 1,5 - 3 tahun ini, mereka memiliki bibit kemandirian secara alami. Hanlie menyebutkan contoh yang paling sederhana adalah bahwa di usia tersebut, anak-anak sudah mulai tertarik untuk melakukan banyak hal sendiri, mulai dari makan sendiri, mengambil minum sendiri, maupun ikut membantu orang tua bersih-bersih rumah.
 
Usia 3-6 Tahun
Di usia 3 - 6 tahun, Hanlie menyebut bahwa secara natural, anak-anak sudah memiliki inisiatif. “Misalnya, nih, kalau kita ajak mereka ke toko mainan, mereka akan keliling dan pilih mainan sendiri. Atau mereka juga suka pilih baju sendiri,” ujarnya. Menurutnya, inisiatif sangat penting untuk menjadikan seorang anak tangguh.
 
Usia 6-12 Tahun
Di usia ini adalah masa yang penting bagi anak untuk membangun tanggung jawab dan kompetensi. “Di usia itu, anak sangat penting untuk merasakan, yes, aku bisa!” pesan Hanlie. Menurutnya, ketika anak sudah pernah mengalami keberhasilan karena usahanya sendiri, ia akan merasa kompeten dan muncul konsep diri yang positif. “Fondasi dasar potensi diri adalah konsep diri yang positif. Anak tangguh punya konsep diri yang positif,” imbuhnya.
 
Kesalahan Orang Tua
Hanlie menggaris bawahi pentingnya orang tua mengembangkan semua potensi alami ini, dan bukan malah memadamkannya. Yang sering terjadi adalah, orang tua justru tidak memberi kesempatan pada anak untuk mencoba melakukan banyak hal sendiri di usia balita karena takut berantakan, takut malah lama, atau hasilnya tidak sesuai standar orang tua.
 
Di samping itu, orang tua juga sering mengacaukan inisiatif anak dengan mengatakan bahwa pilihannya kurang bagus dan justru selalu memaksa anak menerima pilihannya. Tak hanya itu, di usia sekolah, banyak juga orang tua yang selalu turun tangan membantu anaknya mengerjakan semua tugasnya sehingga anak tidak punya kesempatan untuk belajar bertanggung jawab dan menumbuhkan kompetensinya.
 
 
Baca juga:
10 Pedoman Pengasuhan Membesarkan Anak Tangguh
Ajarkan Anak Perempuan Jadi Tangguh
4 Langkah Mempercepat Kemandirian Anak
11 Hal Ini Latih Anak Mandiri Tanpa Bantuan Pengasuh
Saat Anak Balita Mulai Mandiri
 
 
(LELA LATIFA)
FOTO: FREEPIK
 

 





Video

The Power Duo Business + Parenthood


Polling

Potensi Alami Ketangguhan Anak Sesuai Usia

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia