Memberdayakan Pengasuh untuk Membantu Menemani Anak Belajar di Rumah


Ada kalanya Anda terpaksa pulang lebih malam dari biasanya, atau, Anda sedang sakit dan perlu istirahat, sementara suami tak ada di rumah, sehingga Anda tak bisa menemani anak mengerjakan PR.

Kenapa tak memberdayakan si mbak, asisten di rumah? Tugas mendidik anak yang utama memang milik orang tua, tetapi support system di rumah bisa diberdayakan untuk membantu Anda menyelesaikan tugas dan PR sekolah, saat Anda tidak bisa berkelit dari kondisi tertentu.

- Minta pengasuh membaca daftar tugas yang biasanya ada di buku tugas anak. Anda juga bisa bertanya ke guru untuk lebih jelasnya.
 
- Berikan instruksi apa saja yang harus dilakukan mbak. Tekankan, ia hanya menemani anak belajar, bukan mengerjakan tugasnya.

- Minta mbak membiarkan anak mengerjakan sendiri tugastugasnya, tetapi ia boleh bertanya, jika ada yang tidak ia mengerti.
Mbak tidak cukup memahami pelajaran anak? Tidak apa meminta anak mengerjakan semampunya, atau mengosongkannya, jika ia benar-benar tidak paham. Nanti, sepulang kerja, Anda bisa mengeceknya.
 
- Minta mbak membuat catatan apa saja yang sudah dikerjakan anak. Misal, adik sudah menghafal Pancasila, mengerjakan 10 soal matematika, dan menyiapkan perlengkapan prakarya. Kalau ada yang belum dikerjakan, minta dicatat juga. Misal, adik belum mengerjakan soal matematika no. 5 dan 9 karena tidak bisa.

- Berikan jadwal mengerjakan PR dan menyiapkan perlengkapan sekolah, sama seperti jika Anda yang menemani. Misal, pukul 6 sudah harus mulai mengerjakan PR, setelah itu menyiapkan perlengkapan sekolah.

Baca juga:
4 Tip Atur Rumah Tanpa Asisten Rumah Tangga
Perlukah Dua Asisten Rumah Tangga?

Kalau Mbak Hanya Lulus SD...
Hanya lulusan SD, atau malah buta huruf, bukan kendala untuk menjadikan ia ‘asisten guru’ bagi Anda. Paling tidak, mereka bisa bertugas menemani anak belajar.

Biarpun buta huruf, siapa tahu ia memiliki ingatan kuat, sehingga ia tahu apa saja yang perlu dilaporkan kepada Anda mengenai aktivitas belajar anak.

Setelah itu, Anda bisa melakukan cross check dengan anak. Jika mbak memiliki semangat belajar tinggi, kenapa tidak disekolahkan saja? Bisa membantu mengangkat hidupnya juga, kan.

Foto: 123rf

 





Video

The Power Duo Business + Parenthood


Polling

Memberdayakan Pengasuh untuk Membantu Menemani Anak Belajar di Rumah

Follow Us

angket

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia