Tes Melacak Postpartum Depression (Depresi Paska-kelahiran)


 

Masalah gangguan emosional pada ibu yang baru melahirkan disebut juga dengan sindrom baby blues. Dalam kasus yang lebih berat, ibu bisa mengalami depresi paska-kelahiran atau postpastum depression. Kebanyakan orang sulit membedakan kedua hal tersebut.
 
“Sebanyak 80% ibu melahirkan pernah mengalami baby blues, yaitu depresi ringan karena adanya perubahan hormon pada ibu saat hamil dan melahirkan. Faktor lainnya, berasal dari kondisi psikologis ibu selama menjalani kehamilan. Bila pernah mengalami stres atau kurang mendapat dukungan dari suami dan keluarga besar, maka dapat memperbesar kemungkinan mengalami baby blues,” kata Judiana Ratnasari, M.Psi, Psikolog dari Universitas Indonesia.  
 
Biasanya baby blues hanya terjadi sesaat atau sekitar 3-6 hari. Paling lama, baby blues bisa berlangsung selama dua minggu. Ini adalah bentuk depresi paska-kelahiran yang paling ringan. Jika tanda-tanda baby blues masih terjadi pada ibu selama lebih dari dua minggu atau setidaknya satu bulan, waspadai kemungkinan berlanjut menjadi depresi paska-kelahiran. Kalau sudah lebih dari dua minggu bukan lagi baby blues. Atau paling tidak kalau sudah lewat sebulan bisa disebut postpartum depression, dan kondisi ini bisa terjadi bertahun-tahun.



 

Tes berikut ini bisa membantu Anda mendeteksi diri sendiri apakah Anda mengalami postpartum depression.
 
Instruksi: Jawab pertanyaan ini dengan memilih jawaban yang mendekati kondisi Anda selama seminggu terakhir (bukan hanya hari ini). Usai menjawab semua pertanyaan, jumlahkan skor jawaban Anda.

1. Saya bisa tertawa dan melihat segi-segi lucu dari segala sesuatu, misalnya film, pertunjukan, bacaan, cerita komedi, lawakan, guyonan, dan obrolan sehari-hari:
  1. Sebanyak-banyaknya
  2. Sekarang tidak begitu banyak
  3. Sangat sedikit
  4. Tidak sama sekali
2. Saya gembira menghadapi segala sesuatu
  1. Sebanyak-banyaknya
  2. Berkurang sedikit dari biasanya
  3. Sangat kurang dari biasanya
  4. Hampir tidak pernah
3. Saya menyalahkan diri sendiri secara tidak semestinya bila keadaan menjadi buruk
  1. Tidak pernah
  2. Tidak begitu sering
  3. Ya, kadang-kadang
  4. Ya, hampir selalu
 4. Saya merasa khawatir dan cemas tanpa alasan yang jelas
  1. Tidak sama sekali
  2. Hampir tidak pernah
  3. Ya, kadang-kadang
  4. Ya, sering
 5. Saya merasa takut dan panik tanpa alasan yang jelas
  1. Tidak sama sekali
  2. Tidak banyak
  3. Ya, kadang-kadang
  4. Ya, cukup sering
 5. Segala sesuatu terasa membebani saya
  1. Tidak, saya bisa mengatasinya dengan baik seperti biasa
  2. Tidak, hampir selalu saya bisa mengatasinya dengan baik
  3. Ya, kadang-kadang saya tidak bisa mengatasinya sebaik biasanya
  4. Tidak, hampir selalu saya bisa mengatasinya dengan baik
 6. Saya merasa sangat tidak bahagia, saya sulit tidur
  1. Tidak sama sekali
  2. Tidak begitu sering
  3. Ya, kadang-kadang
  4. Ya, hampir setiap waktu
 7. Saya merasa sedih atau jengkel tidak menentu
  1. Tidak sama sekali
  2. Tidak begitu sering
  3. Ya, cukup sering
  4. Ya, hampir setiap waktu
 8. Saya merasa sangat tidak bahagia sehingga saya menangis
  1. Tidak pernah
  2. Hanya sekali-kali
  3. Ya, cukup sering
  4. Ya, hampir setiap waktu
 9. Pernah ada pikiran untuk melukai diri sendiri
  1. Tidak pernah
  2. Jarang
  3. Kadang-kadang
  4. Ya, cukup sering
 
Bila jumlah skor Anda di atas 11, maka Anda mengalami postpartum depression atau gangguan kecemasan. Anda bisa segera menghubungi psikolog atau dokter.
 
Bila total skor Anda 9-10, Anda disarankan untuk mengisi ulang tes ini adalam waktu 1 minggu atau hubungi psikolog atau dokter.
 
Untuk total skor 1-8, ini adalah kondisi umum perubahan emosi (mood swing) yang dialami seorang ibu baru, sehingga Anda lebih mudah menangis atau marah. Ini merupakan suatu hal yang wajar. Namun, bila masih terjadi dalam satu atau dua minggu ke depan, disarankan Anda menghubungi psikolog atau dokter.
 
Baca juga:
Ajak Papa Sambut Kelahiran Bayi
45 Fakta Bayi Baru Lahir
Me Time Mama Setelah Melahirkan
4 Tipe Mama Ini Rentan Alami Stres Pasca Melahirkan
Perawatan Vagina Setelah Melahirkan
 

(LELA LATIFA)
FOTO: PIXABAY, FREEPIK
 
 

 

Follow Us

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia