Benarkah Sarapan Rutin Cegah Anak Kegemukan?


Mengapa anak harus sarapan?
Setelah tidur selama 8-10 jam, tentunya tanpa makan dan minum sedikit pun, terutama yang mengandung
karbohidrat, kadar gula darah di dalam tubuh akan berada di titik rendah. Nah, ditambah tidak sarapan, maka kadar gula darah akan semakin rendah, yang bisa mengganggu fungsi tubuh dan otak. Padahal, dalam proses belajar, otak merupakan organ yang sangat penting, untuk menerima, mengolah, menyimpan dan mengeluarkan informasi. Tanpa sarapan, konsentrasi belajar dan stamina anak bisa terganggu, sehingga mereka akan kesulitan menerima pelajaran sekolah. Selain itu, sarapan berperan sebagai sumber energi anak untuk memulai padatnya aktivitas di sekolah hingga siang hari.

NoKidHungry.org, sebuah kampanye di Amerika Serikat yang digelar oleh organisasi Share Our Strength untuk memastikan anak-anak di negara itu mendapatkan makanan yang bergizi, pada awal Maret 2015 mengeluarkan laporan yang mengungkapkan peran penting sarapan bagi keseharian anak-anak usia sekolah. Menurut laporan yang dikompilasi dari hasil survei terhadap lebih dari 1.000 pegawai sekolah itu, 75 persen guru mengatakan, murid yang sarapan di kelas menunjukkan performa yang jauh lebih baik. Mereka pun jadi lebih memerhatikan pelajaran, jarang absen di kelas, serta lebih sedikit mengalami masalah kedisiplinan di sekolah.

Apakah sarapan bisa mencegah kegemukan pada anak?
Tentu saja. Dengan sarapan, anak akan merasa kenyang lebih lama, sehingga kemungkinan untuk jajan pun bisa diminimalkan. Yang biasanya menggemukkan itu, kan, makanan yang tinggi kalori, seperti makanan ringan yang sering dikonsumsi oleh anak-anak itu. Kalau anak sering jajan, dan aktivitas fisiknya juga kurang, maka ia berisiko mengalami kelebihan asupan kalori. Dan kalau hal itu berlangsung terus, kegemukan pun tak terhindarkan.

Foto : Fotosearch

 





Video

Behind The Scene - Cover Parenting Indonesia Agustus 2017


Polling

Benarkah Sarapan Rutin Cegah Anak Kegemukan?

Follow Us

angket

Most Popular

Instagram Newsfeed

@parentingindonesia